Airlangga menegaskan posisi Indonesia masih berada pada level investment grade, yang menunjukkan perekonomian nasional masih dinilai memiliki fundamental yang kuat oleh lembaga pemeringkat global.
Airlangga mengatakan, hasil kajian dari World Bank dan Rockefeller Foundation menunjukkan setiap investasi US$ 1 dalam program MBG dapat menghasilkan US$ 7.
Fitch Ratings menyoroti sejumlah risiko fiskal, seperti proyeksi penerimaan negara yang lesu, meningkatnya pembayaran bunga utang, peran Danantara, hingga ketidakpastian kebijakan.
Fitch Ratings memangkas outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, dengan tetap mempertahankan peringkat BBB atau layak investasi/investment grade.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup rontok 4,32% atau 343,19 poin ke level 7.596 pada perdagangan sesi pertama, Rabu (4/3). Dalam perdagangan intraday, indeks sempat anjlok hingga 4,41%
Ekonom mengingatkan agar pemerintah tak menganggap remeh peringatan yang diberikan dua lembaga pemeringkat, Fitch dan Moodys yang memangkas outlook utang Indonesia.
Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, secara resmi memberikan peringkat BBB untuk rencana penerbitan obligasi luar negeri Pemerintah Indonesia dalam denominasi mata uang euro dan yuan.
Danantara sedang dalam proses pemeringkatan oleh S&P Global dan Moody's untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap profil risiko badan pengelola investasi negara tersebut.
Fitch Ratings mengingatkan, pembiayaan Danantara untuk membangun sejumlah proyek nasional dapat meningkatan risiko liabilitas bersyarat terhadap neraca keuangan negara.
Pemeringkatan nasional KB Bank pada bulan April 2024 oleh Fitch dipertahankan di level tertinggi ‘AAA’ dengan prospek stabil, menegaskan kepercayaan internasional terhadap upaya KB Bank.