Amerika Serikat dan Iran mencapai kemajuan dalam Perjanjian Damai AS Iran di Swiss, menyepakati finalisasi dalam 60 hari termasuk mekanisme hentikan serangan di Lebanon.
Pelemahan nilai tukar rupiah mengancam ketahanan energi dan ekonomi nasional, meningkatkan biaya impor BBM serta menekan daya saing industri yang bergantung bahan baku impor.
Meski bertransaksi dengan rupiah, ekonomi masyarakat desa tetap terpengaruh gejolak Dolar melalui harga impor dan minyak yang mendorong biaya hidup dan pangan.
Wall Street menguat didorong penurunan harga minyak dan imbal hasil obligasi, serta optimisme meredanya konflik Timur Tengah sambil menanti laporan kuartalan Nvidia.
Ketegangan di Selat Hormuz dorong harga minyak dan biaya produksi plastik, berdampak pada industri hingga ritel dan berujung pada kenaikan harga barang konsumen di Indonesia.
Langkah strategis Prabowo mencari pasokan energi dari Rusia adalah solusi pragmatis atas krisis minyak, meski berisiko pada hubungan geopolitik dengan Amerika Serikat.
Bukti-bukti menunjukkan selama terjadi guncangan energi, harga barang dan jasa biasanya naik dengan cepat namun kemudian berhenti, sehingga membatasi dampaknya terhadap inflasi.
Konflik geopolitik di Selat Hormuz mengancam Indonesia dengan krisis energi karena ketergantungan impor minyak dan gas dari kawasan yang rentan gejolak tersebut.
Dengan potensi hemat anggaran hingga ratusan triliun rupiah, 8 kebijakan pemerintah hemat energi diharapkan mampu menjawab ketidakpastian stok energi karena kondisi geopolitik yang semakin panas.