Indonesia berambisi capai pertumbuhan ekonomi 8% dengan strategi hilirisasi dan menghentikan kebocoran devisa agar nilai tambah menguat di sistem keuangan domestik.
CREA memperkirakan, jika seluruh proyek aluminium terealisasi, cadangan terbukti bauksit Indonesia yang mencapai 1 miliar ton akan habis dalam waktu kurang dari 12 tahun.
Pemerintah juga memperkuat iklim investasi melalui berbagai langkah deregulasi dan percepatan proyek strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah mengakselerasi industri nikel melalui hilirisasi dan PSN untuk transisi energi, namun ekspansinya menghadapi tantangan lingkungan dan kesenjangan ekonomi.
Indonesia menawarkan proyek hilirisasi timah di JIIPE (Java Integrated Industrial & Port Estate) Gresik, Jawa Timur, hingga proyek Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall/GSW) kepada Jepang.
Kehadiran industri pengolahan nikel mengubah ekonomi Maluku Utara, mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan lapangan kerja formal di wilayah tersebut.
Hilirisasi industri menjadi strategi utama Indonesia untuk ketahanan produksi, mengurangi impor, dan meningkatkan ekspor di tengah gejolak rantai pasok global.
Hilirisasi bukan sekadar transformasi bahan mentah menjadi produk antara atau akhir, tetapi untuk memastikan bahwa manfaat ekonomi benar-benar mengalir dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ketua Ikatan Alumni Teknik Pertambangan ITB sekaligus mantan Direktur Utama PT Antam, Achmad Ardianto, mendorong pemerintah menciptakan iklim investasi yang sehat guna mempercepat hilirisasi tambang.
Ekspor Indonesia cetak rekor, namun fondasinya rapuh karena lebih dari separuhnya masih bergantung pada siklus harga komoditas primer, belum bertumpu pada manufaktur bernilai tambah tinggi.
Pemerintah mengklaim pembagunan kilang gasoline di Cilacap, Jawa Tengah dan Dumai Riau yang memiliki kapasitas 62 ribu barel per hari, dapat mengurangi impor bensin hingga 2 juta kiloliter per tahun.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking 13 proyek hilirisasi senilai Rp 116 triliun di Cilacap, mencakup sektor energi, mineral, dan pertanian.