Operasi otoritas Kamboja bubarkan sindikat scam siber menyebabkan ribuan Pekerja Migran Indonesia terlantar dan perlu dipulangkan, mengungkap sisi gelap kejahatan terorganisir.
Hampir 2.500 WNI di Kamboja mendatangi KBRI Phnom Penh untuk meminta dipulangkan. Namun hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai status mereka apakah korban atau pelaku penipuan online?
Pemerintah Korea Selatan membawa pulang 73 warga dari Kamboja yang menjadi tersangka dugaan penipuan online. Sementara itu, 2.117 WNI mendatangi KBRI Phnom Penh, meminta untuk dipulangkan.
Sebanyak 1.440 WNI mendatangi KBRI Phnom Penh selama 16-20 Januari, setelah keluar dari sindikat penipuan online di Kamboja. Ini lokasi diduga menjadi pusat penipuan online scam di Negeri Angkor Wat.
Sebanyak 1.440 WNI mendatangi KBRI di Kamboja selama 16 - 20 Januari. OJK menyoroti pekerjaan mereka sebagai terduga pelaku penipuan yang menyasar warga Indonesia.
KBRI menerima laporan dari 911 WNI yang datang langsung ke kantor di Kamboja selama 16 - 19 Januari. Mereka 'dibebaskan' oleh sindikat penipuan online setelah terduga bos tertangkap.
Pemerintah Kamboja dan Thailand memberlakukan penangguhan perjalanan lintas batas kedua negara menyusul rangkaian konflik militer di wilayah perbatasan.
Pemerintah Kamboja bersedia mengambil inisiatif awal untuk segera mengadakan pembicaraan bilateral dengan Thailand demi menghentikan konflik di wilayah perbatasan.
Konflik antara Thailand dan Kamboja kembali memanas. Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul bahkan mengumumkan mengadopsi resolusi Dewan Keamanan Nasional (NSC) yang mengizinkan operasi militer
Thailand melancarkan serangan udara ke Kamboja sebagai tanggapan terhadap mobilisasi militer Kamboja, menandai eskalasi dalam ketegangan di perbatasan kedua negara.
Chen Zhi menjadi buruan interpol setelah DOJ AS menyatakan taipan muda Kamboja ini diduga menjadi otak penipuan kripto internasional. Ia juga diduga membangun kerajaan penipuan online lintas-negara.