Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membujuk Rusia agar mau berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus alias KEK.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Jawa Tengah, pada Kamis (20/3). Kawasan ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan industri baru di Indonesia.
Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencatat realisasi investasi secara kumulatif telah mencapai Rp 242,5 triliun hingga kuartal III 2024. Bagaimana perkembangannya?
Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK mencatat, realisasi investasi KEK mencapai Rp 205,2 triliun sejak awal dimulainya KEK hingga semester I-2024. Bagaimana perkembangannya?
Presiden Jokowi menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2024 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga yang merupakan usulan perusahaan milik Haji Isham di Kalimantan Selatan.
Untuk mendorong investasi di kawasan ekonomi khusus, pemerintah memberikan beberapa fasilitas perpajakan terkait PPh, PPN, PPnBM, serta fasilitas kepabeanan.
Pemerintah telah membentuk tiga kawasan ekonomi khusus baru yakni dua KEK bidang kesehatan di BSD dan Batam, serta KEK pengembangan nikel di Morowali dengan seluruh investasi berasal dari swasta.
Nilai investasi kawasan ekonomi khusus (KEK) mencapai Rp 177,5 triliun pada 2023. Kemudian dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 117.492 orang. Dengan realisasi ini, berpotensi bertambah pada 2024.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan kawasan yang didesain untuk mendorong industri, ekspor dan impor. Untuk mendorongnya, pemerintah memberikan beberapa fasilitas perpajakan dan kepabeanan.