Kualitas udara di kota-kota besar di Indonesia umumnya membaik dengan indeks AQI di bawah 100, kecuali Pakisaji, Malang yang mencatat AQI 116, menandai zona tidak sehat untuk kelompok sensitif.
Menteri Amran mengumumkan pembangunan rantai pendingin di kota-kota besar untuk menstabilkan harga pangan dan memperpanjang masa simpan produk pertanian.
Empat kota besar di Indonesia, yaitu Bandung, Depok, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan, mencatat indeks AQI di atas 150, menandakan kualitas udara yang tidak sehat pada tanggal 21 Februari.
Penurunan alokasi anggaran program makan bergizi gratis menjadi Rp 10 ribu per porsi mengancam kesetaraan gizi antarkota, dengan banyak wilayah berpotensi menghadapi ketimpangan nutrisi.
Calon Gubernur Jakarta Pramono Anung ingin menghubungkan MRT Ancol dan JIS untuk meningkatkan akses transportasi publik, berbarengan dengan visi perkembangan kota modern.
Jakarta tercatat dengan kualitas udara sedang, sementara Batam mengalami udara tidak sehat untuk kelompok sensitif, menyusul Jakarta sebagai kota dengan kondisi yang serupa di Indonesia.
Jakarta menduduki peringkat ketiga sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia, menunjukkan tingkat AQI 150 yang berpotensi merugikan kelompok sensitif.
Jakarta dinyatakan sebagai salah satu dari tiga kota di Indonesia yang masuk dalam 15 besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia, berdasarkan data IQAir.
KPU umumkan 43 daerah di Indonesia yang berpotensi hanya memiliki calon tunggal pada Pilkada 2024, termasuk satu provinsi dan lima kota dan 37 kabupaten.
Jakarta dan Medan termasuk dalam lima kota dengan polusi udara terburuk di dunia. Untuk itu, pemerintah Jakarta bekerja keras meningkatkan uji emisi untuk mengurangi polusi.
Jakarta kembali masuk dalam empat besar kota dunia dengan polusi udara terburuk, menempati posisi keempat dengan Indeks AQI 172 dan partikel PM2.5 sebesar 61 mikrogram.