Menurut sebuah studi yang dirilis oleh Observatorium Iklim, pada Rabu (27/8), tiga perempat dari emisi gas metana Brasil terkait dengan produksi daging sapi dan sapi perah.
Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Bantargebang mencatat emisi metana sebesar 123 gigagram tahun 2024, menunjukkan kebutuhan mendesak pengolahan sampah yang lebih baik.
Di tengah meningkatnya permintaan pangan, emisi yang disebabkan gas metana diprediksi meningkat signifikan. Metana memiliki daya rusak lebih besar daripada karbon dioksida.
Emisi metana dari sektor energi pada 2023 masih sangat besar, bahkan mendekati rekor tertinggi menurut laporan Global Methane Tracker dari Badan Energi Internasional terbaru.
Badan Energi Internasional (IEA) mengungkapkan bahwa Indonesia menempati peringkat kelima sebagai penghasil emisi gas metana terbesar di dunia dari tambang batu bara pada 2023.
Google dan kelompok lingkungan Environmental Defense Fund meluncurkan kemitraan untuk mengungkap sumber emisi pemanasan iklim dari operasi minyak dan gas yang akan dideteksi dari luar angkasa.