BIG Consensus Insights memproyeksikan inflasi Juni 2026 meningkat. Pelemahan rupiah, harga energi, pangan, dan tarif yang diatur pemerintah menjadi pendorong utamanya.
Nilai Tukar Rupiah melemah terhadap Dolar AS pada pembukaan perdagangan, dipengaruhi ketidakpastian geopolitik dan antisipasi rilis data ekonomi penting dari dalam dan luar negeri.
BI secara signifikan meningkatkan ekspansi likuiditas melalui operasi moneter dalam satu bulan terakhir dari sebelumnya Rp600 triliun menjadi Rp1.000 triliun.
Bank Indonesia menaikkan BI Rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dan mengendalikan inflasi di tengah gejolak ekonomi global, meski upaya itu memiliki biaya.
Nilai tukar rupiah dibuka melemah 43 poin di level 17.837 per dolar AS meski BI telah menaikkan suku bunga acuannya dalam keputusan RDG kemarin (18/6).