Vale Indonesia menyatakan pengaruh perubahan pengajuan RKAB dari tiga tahun menjadi tahunan oleh Kementerian ESDM tidak berdampak signifikan, mengingat telah ada pengalaman sebelumnya.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Febriany Eddy resmi mundur dari jabatan. Berhentinya Febriany dikonfirmasi oleh Chief of CEO Office Vale.
Febriany Eddy mengundurkan diri sebagai Presiden Direktur Vale Indonesia dan sekarang menjabat sebagai Direktur di BKI dan Managing Director di BPI Danantara.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memberi penjelasan soal kontrak Rp 2,8 triliun dengan PT Petrosea Tbk atau PTRO. Kontrak tersebut diraih Petrosea untuk pengerjaan tambang di Blok Pomalaa.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Vale Indonesia Tbk (INCO) segera menyelesaikan proyek smelter atau pabrik pengolahan bijih nikel berteknologi high pressure acid leach (HPAL) di Pomalaa.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil tiga jajaran petinggi Vale ke Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (5/9). Apa hal yang akan dibahas Jokowi bersama Chairman Vale Base Metal Global Mark Cutifani?
Vale menyatakan tidak ingin industri nikel di Indonesia bernasib sama dengan kobalt di Kongo. Oleh karena itu peningkatan tata kelola pertambangan yang baik menjadi kunci.
Vale Indonesia mencatatkan penurunan laba periode berjalan yang signifikan menjadi US$ 37,28 juta di semester I 2024, turun 82,1% dibanding tahun sebelumnya.
Proyek smelter nikel PT Vale Indonesia bersama Ford dan Huayou terus berjalan. CEO Vale Febriany Eddy melaporkan bahwa proyek ini sudah dalam proses pengajuan izin lingkungan atau AMDAL.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) berencana menerbitkan saham baru dalam rangka hak memesan efek terlebih dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue sebanyak-banyaknya 603,44 juta saham.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membeberkan rencana perusahaan usai BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID resmi memegang kepemilikan saham mayoritas di INCO sebesar 34%.
Kementerian ESDM akan mengawal perkembangan rencana proyek-proyek hilirisasi nikel dari PT Vale Indonesia setelah pemerintah memberikan perpanjangan izin operasi hingga 2035.
Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sampai dengan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) ramai dibeli oleh investor asing pada perdagangan Selasa (7/5).