Jokowi Segera Bubarkan 18 Lembaga Negara

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/POOL/foc.
Presiden Joko Widodo menyebut pembubaran 18 lembaga negara dapat menghemat anggaran.
Penulis: Dimas Jarot Bayu
Editor: Agustiyanti
13/7/2020, 19.20 WIB

Ancaman Jokowi untuk membubarkan sejumlah lembaga negara muncul dari Jokowi saat sidang kabinet paripurna pada 18 Juni 2020 lalu. Selain pembubaran lembaga, dia mengancam akan melakukan perombakan kabinet.

(Baca: Ekonom Nilai Jokowi Belum Perlu Rombak Menteri Ekonomi Saat Ini)

Jokowi menilai kinerja pemerintah dalam menangani pandemi virus corona belum signifikan. Para menteri pun dinilai masih menganggap kondisi saat ini masih normal sehingga bekerja standar. 

"Jadi tindakan-tindakan kita, keputusan-keputusan kita, suasananya harus suasana krisis. Jangan kebijakan biasa-biasa saja, anggap ini normal. Apa-apaan ini," katanya dengan nada tinggi.

Sebelumnya, hasil jajak pendapat Litbang Kompas menunjukkan sebanyak 87,8% responden tidak puas terhadap kinerja menteri dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. Ketidakpuasan atas penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak menjadi yang paling tinggi, yakni 75,1%.

 Adapun detail hasil jajak pendapat dapat dilihat dalam databoks di bawah ini. 

Halaman:
Reporter: Dimas Jarot Bayu