Mengenal Erosi dan Cara Mencegahnya

Siti Nur Aeni
8 September 2021, 18:35
erosi, contoh erosi, penyebab erosi, bencana alam
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Rumah dan lahan pertanian yang amblas akibat erosi sungai di Desa Alue Keumang, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Kamis (5/12).

Bencana alam yang terjadi di Indonesia sangatlah beragam. Biasanya tergantung dari kondisi geografis-nya.

Misalnya, wilayah dataran rendah memiliki potensi banjir yang cukup tinggi. Lalu, wilayah pantai rawan terkena tsunami. Sedangkan wilayah dataran tinggi atau pegunungan rawan mengalami erosi.

Advertisement

Apa Itu Erosi?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), erosi adalah sebuah kondisi pengikisian permukaan bumi oleh tenaga yang melibatkan pengangkatan benda-beda seperti air mengalir, es, angin, dan gelombang atau arus.

Berdasarkan penjelasan di dpupkp.bantulkab.go.id, erosi atau pengikisan merupakan sebuah proses perpindahan massa batuan dari satu tempat ke tempat lain yang dibawa oleh tenaga pengangkut yang bergerak di atas bumi.

Mengutip dari Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2010 – 2014 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyebutkan, Indonesia berpotensi mengalami pengikisan karena adanya perubahan bentuk tanah atau batuan. Hal ini terjadi akibat kekuatan air, angin, es, hingga pengaruh baya berat atau organisme hidup.

Penyebab Erosi

Pengikisan bisa terjadi karena beberapa hal. Menurut penjelasan di Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 3 No. 1, ada dua penyebab erosi. Berikut penjelasannya.

1. Faktor Alam

Penyebab pertama terjadinya pengikisan tanah adalah faktor alam atau erosi alamiah. Kondisi tersebut terjadi karena alam perlu mempertahankan keseimbangan tanah. Pengikisan ini umumnya masih menyediakan tanah sebagai media bagi tumbuhan hidup.

2. Aktivitas Manusia

Penyebab kedua karena aktivitas manusia. Kondisi tersebut terjadi ketika lapisan tanah bagian atas mengalami pengelupasan karena adanya pembangunan, praktik budidaya tanaman yang tidak memperhatikan sistem konservasi, dan berbagai aktivitas manusia lainnya yang sifatnya merusak.

Faktor Penentu Terjadinya Erosi

Selain kedua faktor utama tersebut, dalam Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 3 No. 1, juga dijelaskan empat faktor penentu terjadinya pengikisan. Faktor-faktor tersebut antara lain;

1. Iklim

Di daerah tropis, iklim yang sangat mempengaruhi terjadinya pengikisan yaitu hujan. Intensitas dan besarnya hujan bisa menyebabkan dispersi pada tanah. Curah hujan tinggi lebih mudah menyebabkan erosi dibandingkan dengan curah hujan rendah.

2. Topografi

Topografi atau tinggi rendahnya permukaan bumi juga bisa menjadi pemicu terjadinya pengikisan. Topografi akan menyebabkan terjadinya perbedaan lereng. Kemiringan dan panjang lereng yang sangat berpengaruh terhadap aliran pemukaan dan pengikisan.

3. Tanah

Tanah menjadi faktor penentu berikutnya. Beberapa hal dari kondisi tanah yang bisa menyebabkan pengikisan antara lain ketahanan tanah terhadap penyebab kerusakan baik air hujan atau aktivitas di permukaan dan kemampuan tanah untuk menyerap air.

Halaman:
Editor: Sorta Tobing
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement