Jadi Posko Tenaga Medis Covid-19, Hotel Surya Paloh Dilengkapi Gym-Spa

Hotel bintang lima milik Surya Paloh memiliki sekitar 350 kamar. Hotel ini resmi akan dipakai sebagai posko tenaga medis yang menangani pandemi corona.
Desy Setyowati
Oleh Desy Setyowati
23 Maret 2020, 13:26
Jadi Posko Tenaga Medis Covid-19, Hotel Surya Paloh Dilengkapi Gym-Spa
Traveloka/the media hotel
The Media Hotel milik Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Hotel bintang lima milik Surya Paloh, The Media Hotel resmi digunakan untuk penanggulangan pandemi corona. Hotel ini dilengkapi beragam fasilitas seperti pusat kebugaran atau gym, sauna hingga spa.

Serah terima dilakukan oleh Anggota Majelis Tinggi Partai Nasional Demorat (Nasdem)  Lestari Moerdijat, Direktur The Media Hotel Rahmadi Heru, dan Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo kemarin (22/3) di lobi The Media Hotel, Jakarta.

"Kami semua dari Tim Kemanusiaan Surya Paloh terdiri dari seluruh Holding Media Grup dan Partai Nasdem akan menyerahkan tempat ini untuk menjadi posko tenaga kesehatan Covid-19," ujar Lestari dikutip dari blog resmi Nasdem, kemarin (22/3).

Hotel yang terletak di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat itu terdiri dari 18 lantai dengan 350 kamar. Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan perwakilan hotel pun sudah menyurvei lokasi untuk mengecek kualitas dan kapasitas yang tersedia.

(Baca: Menkominfo: Surya Paloh Sediakan Hotel Bintang 5 untuk Pasien Corona)

Berdasarkan platform Traveloka, The Media Hotel memiliki sejumlah fasilitas seperti kolam renang, pusat kebugaran, layanan pijat, sauna, spa, dan kolam renang outdoor. Menurut laman TripAdvisor, tarif kamarnya mulai dari Rp 700 ribu hingga Rp 1,6 juta per malam.

Saat ini, konsumen tidak bisa memesan layanan kamar di hotel milik Ketua Umum Partai Nasdem tersebut. Sebab, hotel tersebut resmi bakal digunakan untuk mengatasi penyebaran virus corona.

Pemerintah juga menggunakan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta sebagai tempat penanganan pasien terinfeksi virus corona mulai hari ini (23/3). Langkah itu sesuai dengan keputusan rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini (19/3).

(Baca: Besok Beroperasi, Wisma Atlet Fokus Rawat Pasien Gejala Ringan Corona)

Selain Wisma Atlet, Doni Monardo menyatakan bahwa pihak swasta menyanggupi hotel yang mereka miliki digunakan untuk penanganan pasien terinfeksi corona. Hotel-hotel ini digunakan jika fasilitas kesehatan yang dimiliki pemerintah sudah tidak mampu menampung pasien positif corona.

Hotel-hotel yang dimaksud tersebar di Jakarta dan daerah lainnya. Meski demikian, dia tak memerinci jumlah dan lokasi tepatnya.  "Sejumlah tokoh nasional dan pengusaha menyanggupi fasilitas hotel mereka digunakan manakala fasilitas yang disiapkan pemerintah terbatas," kata Doni.

Pemerintah sebenarnya telah menyiapkan 359 rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan covid-19. Secara rinci, 132 rumah sakit milik pemerintah, 109 milik Tentara Nasional Indonesia (TNI), 53 milik Polri, dan 65 kepunyaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Selain itu, tiga rumah sakit swasta mendedikasikan seluruh kapasitas tempat tidurnya untuk merawat pasien virus corona. Ketiga rumah sakit itu yakni RS Siloam Kelapa Dua, RS Mitra Keluarga Jati Asih, dan RS Hermina Karawang.

(Baca: Jokowi Tinjau Wisma Atlet, RS Darurat Corona Digunakan Senin Sore Ini)

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait