IHSG Diramal Turun Karena Kasus Covid-19, Berikut Saham Pilihannya

Kasus virus corona dan rilis sejumlah data ekonomi akan mempengaruhi pergerakan IHSG pada hari ini.
Image title
Oleh Muchammad Egi Fadliansyah
14 Agustus 2020, 06:58
ihsg, covid-19, virus corona, bursa, saham, pasar modal
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Ilustrasi, warga melintas di depan layar informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/3/2020). Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada Jumat (14/8) diproyeksi turun karena lonjakan kasus Covid-19.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Indeks harga saham gabungan atau IHSG diprediksi turun pada Jumat (14/8). Sentimen negatif berasal dari kecemasan investor terhadap lonjakan kasus Covid-19 dan penantian rilis data ekonomi makro.  

Padahal, laju indeks sejak awal pekan ini berhasil melambung hingga 1,18%. Sedangkan pada sesi perdagangan kemarin ditutup naik 0,11 di level 5.239.25. 

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan pelaku pasar khawatir lonjakan kasus virus corona bakal menganggu pemulihan ekonomi. Selain itu, pelaku pasar juga mengantisipasi beberapa data ekonomi.

“IHSG diprediksi melemah karena mininya sentimen dan terus melonjaknya kasus harian,” kata Dennies dalam rilis risetnya, pada Jumat (14/8).

Hingga Kamis (13/8), kasus positif virus corona di Indonesia telah mencapai 132.816 orang. Sedangkan pasien sembuh dari corona sebanyak 87.558 orang dan angka kematian mencapai 5.968 orang.

Dennies pun memprediksi area support  pertama IHSG hari ini berada di level 5.184 dan support kedua di level 5.212. Jika IHSG menyentuh level support pertama, pergerakannya akan menguji ke level support kedua.

Sedangkan area resistance pertama diproyeksi berada di level 5.273 dan resistance kedua di level 5.306. Support merupakan level yang diperkirakan akan menahan pergerakan harga saham, sedangkan resistance merupakan area level harga di mana suplai saham cukup besar untuk menghentikan kenaikan harga.

Dengan kondisi tersebut, Dennies merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati investor pada hari ini, antara lain PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dan PT Alam Sutra Realty Tbk (ASRI).

 

Analis Binaartha Sekuritas Indonesia M Nafan Aji Gusta Utama juga memprediksi indeks bergerak ke zona merah pada hari ini. Secara teknikal, indeks akan bergerak di level 5.172 hingga 5.293.  

“Secara teknikal mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke support terdekat,” kata Nafan.

Ia pun merekomendasikan sejumlah saham pada perdagangan hari ini, seperti PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Alam Sutra Realty Tbk (ASRI), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Sedangkan Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi memproyeksi indeks bergerak naik pada perdagangan hari ini. Ia memperkirakan laju indeks berada pada area support dan resistance di level 5.192 hingga 5.300.

”Indeks masih memiliki momentum penguatan. Sehingga secara teknikal IHSG masih diperkirakan bergerak positif,” katanya. 

Bebeberapa saham yang dia rekomendasikan pada perdagangan hari ini, yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Mitra Keluarga Tbk (MIKA) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait