DPR Tetapkan Tiga Anggota BPK Baru Melalui Voting Tertutup Sore Ini

Fit and proper test terhadap calon-calon anggota BPK baru saja rampung hari ini, Rabu (25/9).
Agatha Olivia Victoria
Oleh Agatha Olivia Victoria
25 September 2019, 15:35
bpk, calon anggota bpk, penetapan anggota bpk
Katadata | Arief Kamaludin
Gedung BPK. DPR akan menetapkan anggota BPK yang baru sore ini, Rabu (25/9) melalui voting tertutup.

Penyelenggaraan lanjutan fit and proper test calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah selesai. Adapun proses tersebut telah dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut mulai dari Senin (23/9) hingga hari ini, Rabu (25/9).

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Donny Imam Priambodo menjelaskan, penetapan anggota BPK akan dilakukan sore hari ini pukul 15.00 WIB. "Tetapi kemungkinan voting tertutup," kata Donny kepada Katadata.co.id, Rabu (25/9).

Ia melanjutkan, sejauh ini memang sudah ada beberapa calon unggulan yang dijagokan oleh Komisi XI DPR. Namun, akan tetap dilakukan musyawarah bersama terkait calon-calon unggulan tersebut.

Pada pagi hari tadi, telah dilaksanakan kembali proses fit and proper test hari ketiga. Proses ini dimulai pukul 09.40 di ruang Komisi XI DPR. Dalam agenda, proses fit and proper test hari ini akan dilakukan kepada 10 calon anggota BPK. Namun tiga calon anggota yakni Gunawan Adji, Mulyono, dan Mukdan Lubis telah melakukan proses tersebut pada hari Senin lalu.

(Baca: DPD Usul 15 Calon Anggota Baru BPK, Mayoritas Politisi dan Anggota DPR)

Sehingga, proses fit and proper test hari ini dillakukan hanya terhadap tujuh calon anggota BPK. Ketujuh calon tersebut yaitu Dicky Djatnika, Komarudin, Burhanudin, Padri Alhasyah, Haryo Budi Wibowo, Tarkosunaryo, dan Muhammad Husni.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) telah merekomendasikan 15 nama calon anggota baru BPK, delapan di antaranya berlatar belakang politisi. Ke-15 calon tersebut yaitu Akhmad Muqowam, Harry Azhar Azis, Achsanul Qosasi, Shohibul Iman, Sahala Benny Pasaribu, Muhammad Syarkawi Rauf, Muhammad Yusuf Ateh, Candra Wijaya, Eddy Suratman, Tjatur Sapto Edy, Daniel Lumban Tobing, Willgo Zainar, Kukuh Prionggo, Ahmadi Noor Supit, dan Hendra Susanto.

Adapun Harry Azhar Azis dan Achsanul Qosasi merupakan petahana. Sebelum menjabat Anggota BPK periode 2014-2019, Harry merupakan politisi dari Partai Golkar, sedangkan Achsanul dari Partai Demokrat.

Dengan demikian, total ada delapan calon dengan latar belakang anggota partai politik yang direkomendasi DPD. Enam calon lain yang masuk rekomendasi DPD dan merupakan orang Parpol yaitu Akhmad Muqowam (PPP), Shohibul Iman (PKS), Tjatur Sapto Edy (PAN), Daniel Lumban Tobing (PDIP), Ahmadi Noor Supit (Partai Golkar), dan Sahala Benny Pasaribu (PDIP).

(Baca: Calon Anggota BPK Riza Suarga Tawarkan Konsep Audit Berbasis Digital)

Reporter: Agatha Olivia Victoria

Video Pilihan

Artikel Terkait