Pertamina Incar 2 Wilayah Kerja Migas di Lelang Tahap II 2019

Kementerian ESDM menawarkan empat wilayah kerja migas dalam lelang tahap II, yaitu wilayah kerja West Kampar, West Ganal, Kutai, dan Bone.
Image title
21 Juni 2019, 18:39
Pertamina lelang blok migas 2019
Pertamina EP
Pertamina mengincar dua wilayah kerja migas dalam lelang tahap II yang digelar Kementerian ESDM.

Pertamina mengincar dua dari empat wilayah kerja migas yang ditawarkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam lelang tahap II 2019. Saat ini, proses lelang masih berlangsung dan akan memasuki tahap penyampaian dokumen penawaran akhir pada Agustus mendatang.

Informasi tersebut disampaikan Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu. Namun, ia enggan menyebut dua wilayah kerja yang diincar. " Nanti, kalau sudah kan ketahuan pemenangnya,” kata dia saat ditemui Katadata.co.id di Gedung Komisi VII DPR RI, Kamis (20/6) malam.

(Baca: Pemerintah Promosikan Tujuh Blok Migas ke Perusahaan Asing)

Kementerian ESDM menawarkan empat wilayah kerja migas dalam lelang tahap II. Empat wilayah kerja tersebut terdiri dari satu wilayah kerja eks produksi yaitu West Kampar dan tiga wilayah kerja eksplorasi, yaitu West Ganal, Kutai, dan Bone. Sebelumnya, Wilayah kerja West Kampar dan West Ganal masuk dalam lelang tahap I, namun gagal dimenangkan.

Advertisement

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menyatakan, saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang mengakses dokumen lelang tahap II. Namun, ia tak mengingat detailnya. "Enggak hafal saya tapi ada beberapa yang sudah akses," kata dia di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (21/6).

(Baca: Kementerian ESDM: Opsi Lelang Blok Corridor Harus Sesuai Aturan)

Proses pendaftaran untuk lelang tahap II berlangsung pada 8 Mei sampai 31 Juli 2019. Setelah itu, lelang memasuki tahap klarifikasi pada 13 Mei sampai 2 Agustus 2019. Selanjutnya, tahap penyampaian dokumen penawaran akhir pada 31 Juli sampai 5 Agustus 2019.

Rincian wilayah kerja migas yang ditawarkan dalam lelang tahap II

  1. Wilayah kerja West Kampar. Blok migas ini berlokasi di daratan Riau dan Sumatera Utara. Blok ini terakhir berproduksi pada 27 Maret 2017 sebesar 112 barel minyak per hari (BOPD). Pemerintah menetapkan bonus tanda tangan minimal US$ 5 juta dan komitmen pasti minimal US$ 64,43 juta untuk Studi G&G, Seismik 2D 500 kilometer persegi (km2), Seismik 3D 200 km2 dan pemboran enam sumur eksplorasi.
  2. Wilayah kerja West Ganal. Blok migas ini berlokasi di lepas pantai Kalimantan Timur. Pemerintah menetapkan bonus tanda tangan minimal US$ 29 Juta minimal dan komitmen pasti yang terdiri dari Studi G&G, pemboran empat sumur eksplorasi, Seismik 3D 600 KM2 dan Seismik 2D 600 KM.
  3. Wilayah kerja Kutai. Blok migas ini berlokasi di daratan dan lepas pantai Kalimantan Timur. Pemerintah menetapkan bonus tanda tangan minimal US$ 2,5 Juta dan komitmen pasti Studi G&G, Seismik 3D 1.000 KM2.
  4. Wilayah kerja Bone. Blok migas ini berlokasi di lepas pantai Sulawesi Selatan. Pemerintah menetapkan bonus tanda tangan tahap II minimal US$ 2,5 Juta yang terdiri dari komitmen pasti berupa Studi G&G dan Seismik 3D 500 KM2.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait