Bea Cukai DIY Tambah Izin Kawasan Berikat Pabrik Sepatu di Brebes

Penerbitan Izin ini diharapkan dapat memudahkan perusahaan mengembangkan bisnisnya dan dapat membantu pemulihan ekonomi nasional
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
25 September 2020, 18:25
Ditjen Bea dan Cukai
Katadata

Semarang– Bea Cukai Jateng DIY terus menambah izin kawasan berikat (KB) sebagai salah satu bentuk pemberian fasilitas untuk meningkatkan produktivitas perusahaan dan dapat bersaing di pasar global. Izin KB kali ini diberikan kepada PT Tah Sung Hung pada Selasa (15/9/2020).

“Penerbitan Izin ini diharapkan dapat memudahkan perusahaan mengembangkan bisnisnya dan dapat membantu pemulihan ekonomi nasional,” Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Amin Tri Sobri

Fasilitas Kawasan Berikat memiliki dua manfaat, yakni manfaat secara prosedural, importasi barang tanpa dilakukan pemeriksaan fisik sehingga menghemat waktu. Adapun manfaat secara finansial berupa penangguhan bea masuk dan tidak dipungutnya PDRI, kata Amin.

Amin menjelaskan, PT Tah Sung Hung merupakan pabrik sepatu Adidas yang berlokasi di Kabupaten Brebes dan direncanakan mulai berproduksi pada September 2020. Perusahaan mempunyai target kapasitas produksi sebanyak tiga juta pasang setiap bulan pada tiga tahun pertama dan sebanyak lima juta pasang setiap bulan pada lima tahun berikutnya.

“Izin ini diberikan setelah perusahaan dinilai memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Amin. Pemberian izin ini diharapkan dapat mempercepat beroperasinya pabrik, penyerapan tenaga kerja segera dilakukan sehingga produksi dan ekspor segera terealisasi dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Direktur PT Tah Sung Hung, Edward Juan, menyampaikan rencananya ke depan akan merekrut minimal 10.000 pegawai  pada tahun pertama, dengan memprioritaskan masyarakat sekitar. Adapun nilai investasi yang ditanamkan di Indonesia akan terus dikembangkan secara bertahap dari US$4,5 juta hingga menjadi US$35 juta, serta menargetkan kontribusi devisa ekspor sebesar US$100 juta per tahun.

“Perusahaan berkomitmen memberi yang terbaik dalam menjaga kualitas produk, menjaga komitmen dengan mitra kerja, dan memberikan kontribusi kepada negara Indonesia,” ujar Edward seraya mengucapkan terima kasih kepada Bea Cukai Tegal dan Bea Cukai Jateng DIY.

Video Pilihan

Artikel Terkait