Melanjutkan Kenaikan, IHSG Akhir Pekan Diprediksi Menguat

Investor akan mencermati rilis data pertumbuhan ekenomi Amerika Serikat. Sementara dari dalam negeri diperkirakan akan minim sentimen.
Image title
26 Februari 2021, 08:22
ihsg, bursa, saham, pasar modal, ihsg hari ini, saham hari ini, update ihsg, update saham, ihsg menguat, ihsg naik, rekomendasi saham
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (26/2). Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,62% menjadi berada di level 6.289.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan IHSG berpeluang menguat dengan area resistance pada level 6.325 dan 6.307. Sedangkan area support ada di level 6.272 dan 6.255.

Meski diprediksi menguat, secara teknikal Dennies mengindikasikan rentang penguatan yang cukup terbatas. "Investor akan mencermati rilis data GDP Amerika Serikat, dari dalam negeri diperkirakan akan minim sentimen," kata Dennies dalam riset tertulisnya dikutip, Jumat (26/2).

Ada beberapa rekomendasi saham dari Dennies untuk dapat diperhatikan oleh investor hari ini. Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya atau boleh menambah posisi kepemilikan saham, namun boleh beli jika belum.

Lalu, saham PT PP Presisi Tbk (PPRE) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) direkomendasikan untuk beli, namun masih bersifat spekulatif. Indikator teknikal menunjukkan siynal beli dengan sentimen netral/negatif, atau Indikator teknikal netral/negatif dengan sentimen positif.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama juga memperkirakan IHSG hari ini bergerak menguat. Berdasarkan analisisnya secara teknikal, area support maupun resistance berada pada level 6.256 hingga 6.351.

"Mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata Nafan.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain PT Astra International Tbk (ASII), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai IHSG hari ini masih berpotensi terkonsolidasi, artinya mencari arah pergerakan baru. Berdasarkan analisisnya secara teknikal, rentang pergerakan IHSG ada di level 6.202 hingga 6.318.

Menurut William, pergerakan IHSG saat ini masih akan dipengaruhi oleh rilis kinerja emiten secara full year yang memiliki kemungkinan akan banyak mengalami penurunan sehingga dapat mempengaruhi pergerakan harga saham emiten.

"Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas juga masih akan mewarnai pergerakan IHSG. Hari ini IHSG masih berpotensi terkonsolidasi," kata William.

Beberapa saham yang layak untuk diperhatikan oleh investor pada perdagangan hari ini di antaranya PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (SMRA), dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).

Video Pilihan

Artikel Terkait