Saham-saham milik Prajogo Pangestu menggeliat pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (29/5). Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) bahkan tembus ARA.
Kapitalisasi pasar wmiten milik konglomerat Prajogo Pangestu PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) tergerus Rp 650 triliun dalam tiga bulan terakhir. Apa yang akan dilakukan?
Emiten konglomerat Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) buka suara usai terancam di depak dari indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) jelang review Mei 2026 mendatang.
Penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) memutuskan tetap memberlakukan pembatasan terhadap saham-saham Indonesia dalam tinjauan indeks Mei 2026.
Harga BREN merosot 8,33% ke level 6.050, sedangkan DSSA anjlok 13,46% ke level 2.830 usai MSCI mengumumkan bakal mencoret saham dalam daftar konsentrasi kepemilikan saham tinggi (HSC) di indeksnya.
Emiten energi baru terbarukan (EBT) milik konglomerat Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) tengah mengebut peningkatan kapasitas terpasang pembangkit listrik panas bumi
Emiten yang terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) mengumunkan ekspansi terbaru anak usaha di bidang panas bumi.
Otoritas Jasa Keuangan bersama Self Regulatory Organization (SRO) segera menaikkan batas porsi saham publik atau free float dari 7,5% menjadi 15,% secara bertahap.
Secara terperinci, BREN menyiapkan dana maksimal Rp 2 triliun untuk buyback saham yang berasal dari dana internal. Adapun CDIA berencana melakukan buyback saham sebanyak-banyaknya Rp 1 triliun.
Taipan Prajogo Pangestu pada Jumat (23/1) kembali mengakumulasi saham CUAN, BRPT, dan BREN, saat harga saham-saham emiten yang terafiliasi dengannya tersebut mengalami tekanan secara "berjamaah".
Kekuatan utama BRPT ditopang oleh dua anak usahanya, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) di sektor energi bersih, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) di industri petrokimia.
Total belanja saham BRPT, CUAN, dan BREN oleh Prajogo Pangestu pada Januari ini mencapai Rp 36,51 miliar. Untuk transaksi satu hari pada 15 Januari saja, dia setidaknya merogoh Rp 24,64 miliar.