Garuda Indonesia menyiapkan sejumlah langkah efisiensi dan mitigasi operasional menyusul potensi kenaikan harga avtur akibat dinamika geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Garuda Indonesia Tbk (GIAA) diproyeksikan mulai mencatatkan pemulihan kinerja pada 2026, setelah merugi selama beberapa tahun terakhir. Harga saham emiten itu kini bertengger di Rp 73 secara intraday.
Menteri Perhubungan Budi Karya menanggapi penurunan rating Garuda Indonesia menjadi bintang 4 oleh Skytrax dan menyebutnya sebagai momentum perbaikan layanan.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia tengah meluncurkan strategi 2026 untuk memastikan keberlanjutan transformasi usai suntikan dana hingga Rp 23 triliun
Danantara Indonesia merespons rencana pembelian 50 pesawat Boeing dalam perjanjian dagang dengan AS, yang masih terkendala waktu pengiriman panjang hingga tujuh tahun.
Garuda Indonesia berencana merombak rute dan layanan untuk menghindari kanibalisme produk, mencakup efisiensi biaya dan operasional serta transformasi digital.
Danantara tengah melakukan transformasi besar-besaran untuk menyehatkan maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Mampukah kinerja GIAA berbalik dari rugi menjadi untung?
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan mendapatkan suntikan modal untuk memperbaiki kinerja keuangannya dari PT Danantara Asset Management (DAM) mencapai US$ 1,84 miliar atau setara Rp 30,31 triliun.
Menteri Investasi Rosan P Roeslani mengungkapkan bahwa investasi dalam negeri meningkat lebih dari 40% di Q3 2024, didukung oleh tiga perusahaan besar, yaitu AMMN, Garuda Indonesia, dan MRT Jakarta.