Menteri Keuangan Purbaya mengatakan Indonesia telah memperoleh peringkat AAA/Stable dari Lianhe Credit Rating Co., Ltd., salah satu lembaga pemeringkat yang memiliki reputasi kuat di Cina.
Pembayaran bunga utang dalam APBN 2026 dipatok Rp 599,6 triliun atau 19% dari target penerimaan negara. Alokasi ini masih menggunakan asumsi suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,9%.
Bond Stabilization Fund (BSF) berfungsi menjaga stabilitas Surat Berharga Negara (SBN) dan nilai tukar rupiah di tengah potensi gejolak pasar keuangan.
BI menilai intervensi di pasar obligasi dan SBN diperlukan untuk menjaga stabilitas imbal hasil domestik sekaligus memastikan transmisi kebijakan moneter tetap berjalan.
Kemenkeu menyatakan minat investor terhadap SBN Indonesia tetap kuat meski ada gejolak pasar keuangan global, tecermin dari rasio bid to cover yang masih tinggi.
Kemenkeu masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah yang akan mengatur tentang penerbitan SBN valas yang akan dijadikan instrumen untuk penempatan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA).
Aliran modal asing kembali mengalir ke pasar keuangan domestik sejak awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat investor nonresiden membukukan beli bersih atau net buy sebesar Rp 7,34 t hingga 8 Januari
PT Taspen optimistis dapat mengembalikan kerugian negara senilai Rp 1 triliun dengan mengoptimalkan penempatan di Surat Berharga Negara dan saham blue chip.
Bank Indonesia memperbarui skema burden sharing, berbeda dari era pandemi dengan tidak lagi membeli SBN di pasar primer dan mengubah terminologi untuk menghindari kebingungan publik.
Berikut kebijakan dari Bank Indonesia yang telah membeli Surat Berharga Negara sebesar Rp 216,10 triliun, mendukung sinergi kebijakan moneter dan fiskal demi stabilitas ekonomi.