Menurut analis dari Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, sejumlah indikator menunjukkan tren bearish (penurunan) pada harga emas (XAU/USD) masih kuat.
Di tengah situasi global yang tidak menentu, aset safe haven dipilih untuk mengamankan investasi karena nilainya yang lebih stabil. Pilihannya emas atau bitcoin?
Mungkin ASEAN perlu belajar dari kesalahan Eropa. Bukan dengan menolak ekspansi, tapi dengan memastikan bahwa setiap perluasan disertai mekanisme yang mencegah intervensi kekuatan besar.
Tensi geopolitik masih panas, dari serangan Israel ke Palestina, perang Israel-Iran, hingga keterlibatan AS. Bagaimana negara-negara "middle power" dalam MIKTA, seperti Korea Selatan bersuara?
Rupiah tercatat menguat menjadi Rp16.265 per dolar AS, didorong oleh berbagai sentimen global dan prediksi penguatan lebih lanjut meski terdapat ketegangan geopolitik.
Pegadaian mencatat kenaikan transaksi Tabungan Emas mencapai Rp1,5 triliun pada April 2025, empat kali lipat dari bulan-bulan sebelumnya, sebagai respons atas ketidakpastian ekonomi global.
PMI Manufaktur Indonesia naik menjadi 53,6 di Februari 2025, menandai peningkatan pesanan baru dan produksi, serta menampakkan prospek positif bagi perekonomian nasional meski penantian geopolitik.
Indonesia resmi bergabung dengan BRICS, pada saat yang sama negara ini sedang menjalani proses aksesi di OECD. Keputusan ini dianggap dapat mempengaruhi posisi tawar Indonesia di kancah internasional.
Keanggotaan BRICS menawarkan peluang sekaligus risiko geopolitik yang signifikan, mengingat hubunganantas negara di blok dan kebutuhan menjaga keseimbangan diplomasi dengan Barat.
Meski perang di Timur Tengah memanas, Menteri Keuangan Sri Mulyani yakin Indonesia dapat mengatasi dampak geopolitik global, berlandaskan prinsip kerja sama internasional dan netralitas.
Rupiah mengalami fluktuasi serius di 2024, dimulai dari Rp 15.719 hingga mencapai Rp 16.248 pada Desember, dipicu oleh kuatnya dolar AS dan konflik geopolitik.
Jika kepresidenan Donald Trump memberlakukan tarif impor AS yang memicu perang dagang, hal ini dapat berarti inflasi, perlambatan ekonomi global, atau keduanya.
Menko Airlangga Hartarto, mengemukakan pengembangan KEK sebagai langkah vital pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% di tengah kondisi geopolitik yang dinamis.
Rupiah menguat sebesar delapan poin mencapai Rp 15.937 per Dolar AS di tengah kekhawatiran efek kebijakan Trump dan konflik geopolitik yang mengguncang pasar global.