Dari total 12 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang dicanangkan sejak sekitar 2010, baru PLTSa Benowo di Surabaya dan PLTSa Putri Cempo di Surakarta yang beroperasi.
10 wilayah aglomerasi lainnya sudah lebih maju dalam persiapan pembangunan instalasi waste to energy, bahkan empat di antaranya sudah menyelesaikan proses lelang proyek.
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) akan melihat peluang untuk berinvestasi di proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) atau waste to energy (WtE) Danantara.
Chief Investment Officer BPI Danantara Pandu Patria Sjahrir mengumumkan 24 perusahaan asing yang dapat mengikuti lelang tujuh proyek WTE pekan ini, Kamis (6/11)
Danantara berencana mendanai proyek waste-to-energy atau pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) dengan skema pembiayaan ekuitas menggunakan Patriot Bond.
Pembangunan PLTSa di Indonesia bakal meningkatkan pasokan bahan baku industri daur ulang plastik hingga 10%, dengan instalasi pemilahan integral untuk efisiensi dan perlindungan mesin.
Kementerian ESDM mempercepat pengembangan PLTSa, biogas, dan biomassa untuk mendukung transisi energi hijau yang pro rakyat, menekan ketergantungan fosil, dan membuka peluang ekonomi ramah lingkungan.