Kurs rupiah melemah jelang pengumuman suku bunga BI. Tekanan, antara lain datang dari sinyal kenaikan suku bunga yang diberikan Bank Sentral AS, The Federal Reserve dalam rapat FOMC.
Wall Street turun pada Rabu (17/6) tertekan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS serta meningkatnya ekspektasi bahwa The Federal Reserve masih berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini.
Dalam pertemuan pertama Kevin Warsh sebagai ketua, The Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan, tetapi memberikan sinyal bakal adanya kenaikan pada tahun ini.
Federal Reserve atau The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,5-3,75% dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), Rabu (29/4) sore waktu setempat.
The Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pekan ini di tengah drama politik internal dan perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Bukti-bukti menunjukkan selama terjadi guncangan energi, harga barang dan jasa biasanya naik dengan cepat namun kemudian berhenti, sehingga membatasi dampaknya terhadap inflasi.
Nilai tukar rupiah melemah 0,13% ke level 17.113 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (10/3) tertekan kenaikan harga minyak dan sikap hawkish The Fed.
Jerome Powell menyatakan ekspektasi inflasi jangka panjang AS masih terkendali, namun The Fed tetap waspada terhadap dampak ekonomi dari ketegangan geopolitik terkini.
Gubernur The Fed Lisa Cook mengatakan jika perang berlangsung cukup lama, lonjakan harga energi dan komoditas lainnya dapat memiliki implikasi yang lebih luas terhadap harga maupun aktivitas ekonomi.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa (24/2) diproyeksikan melemah berkisar Rp 16.750-16.900 setelah beberapa pernyataan hawkish dari pejabat The Fed.