Kurs rupiah melemah ke level 16.712 per dolar AS pada perdagangan pagi ini meski Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% pada Rabu (17/12).
Mandiri Sekuritas memperkirakan langkah The Fed yang kemungkinan memangkas suku bunga hingga dua kali pada tahun depan akan membuat pasar IPO di dalam negeri lebih menarik.
Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat melonjak pada perdagangan Kamis (11/12) setelah bank sentral AS The Fed memangkas suku bunga. Kenaikan ini tertahan laporan kinerja Oracle.
Wall Street di Amerika Serikat melonjak pada perdagangan Rabu (10/12). Kenaikan terjadi setelah bank sentral AS The Fed kembali menurunkan suku bunga acuan.
Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini (10/12), namun terbatas. Investor saat ini memantau rapat bank sentral AS The Fed.
Indeks bursa Wall Street Amerika Serikat bergerak bervariasi pada perdagangan Selasa (9/12), seiring investor menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve atau The Fed pekan ini.
Wall Street ditutup turun pada perdagangan Senin (8/12), seiring langkah pelaku pasar menunggu hasil pertemuan terakhir The Federal Reserve yang dijadwalkan pekan ini.
Wall Street bergerak variatif pada perdagangan Kamis (4/12) waktu AS. Investor mencermati data tenaga kerja dan ekonomi lainnya, di tengah meningkatnya proyeksi penurunan suku bunga oleh bank sentral.
Wall Street ditutup naik pada perdagangan Rabu (3/12) usai data ketenagakerjaan AS terbaru memperkuat keyakinan investor bahwa The Fed akan memangkas suku bunga.