Kinerja sektor manufaktur Indonesia mengalami tekanan pada akhir kuartal I-2026, seiring dampak perang di Timur Tengah terhadap pasokan bahan baku dan harga material.
Gejolak geopolitik di sekitar Selat Hormuz mengancam stabilitas energi global, yang berdampak pada komposisi dan keamanan pasokan minyak mentah serta olahan Indonesia.
Ancaman pasokan energi global tidak hanya muncul dari penutupan Selat Hormuz. Kerusakan di sejumlah aset energi vital di Timur Tengah berpotensi membatasi suplai global, termasuk Asia.
Polyester berasal dari rantai bahan baku petrokimia yang berhubungan langsung dengan minyak bumi, sehingga ketika harga minyak naik akibat konflik geopolitik, harga polyester juga ikut naik.
Eskalasi perang Iran-Israel meningkatkan ketidakpastian geopolitik, mendorong lonjakan permintaan dan penyesuaian premi dalam industri asuransi untuk menanggulangi risiko baru.
Amerika Serikat (AS) baru saja mengumumkan pengiriman tambahan kapal perang dan pasukan Marinir AS ke Timur Tengah di saat masih berkecamuknya perang dengan Iran.
Sejumlah negara Timur Tengah rayakan Idulfitri 2025 di tengah tensi geopolitik yang memanas, dengan Pakistan dan Afganistan sepakat gencatan senjata sementara.
Serangan fasilitas energi di Timur Tengah, termasuk ladang gas South Pars dan pusat LNG Ras Laffan, mengancam pasokan gas dan LNG global serta memicu ketegangan geopolitik baru.
Ketegangan geopolitik antara Iran, Israel, dan AS di Timur Tengah mengancam stabilitas Selat Hormuz, jalur vital minyak dunia, dan berpotensi mengganggu pasokan energi global.
Potensi perang antara Iran dan Israel mengancam perdamaian global, didorong oleh rivalitas ideologis dan geopolitik yang semakin memanas sejak Revolusi Iran 1979.