Kelas menengah Indonesia semakin disiplin mengatur keuangan dengan memanfaatkan Fitur Kantong di layanan perbankan untuk memisahkan dana berdasarkan kebutuhan.
Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG), Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan, BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) untuk memperkuat stabilitas ekonomi nasional dan menjaga momentum pertumbuhan.
Program Kampung Nelayan Merah Putih KKP fokus pada pembangunan fisik dan penguatan sosial ekonomi di 65 desa pesisir untuk menciptakan kampung nelayan modern dan berdaya saing.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 5,61% (yoy) pada kuartal I 2026, tertinggi dalam satu dekade, didorong kebijakan fiskal, program sosial, dan investasi.
Bank Indonesia (BI) menahan BI-Rate di 4,75% demi menjaga rupiah di tengah gejolak global. Sementera itu, ekonomi domestik tetap tumbuh, ditopang konsumsi rumah tangga dan permintaan dalam negeri.
PP Tunas mengatur kewajiban platform digital dalam melindungi anak dari konten berisiko dan screen time berlebihan, termasuk penyediaan fitur sesuai usia dan larangan desain manipulatif.
Pemerintah menaikkan batas atas biaya tambahan avtur (fuel surcharge) hingga 38%, menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat domestik sekitar 9-13% imbas perang di Teluk.
Adopsi EV global telah memangkas konsumsi minyak hingga 1,7 juta barel per hari, mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Pemerintah menjaga stabilitas harga BBM dengan membatasi pembelian Pertalite dan Solar maksimal 50 liter per hari per mobil mulai 1 April 2026 untuk efisiensi subsidi.
VinFast meramaikan pasar MPV listrik Indonesia dengan meluncurkan Limo Green dan MPV 7, dua mobil keluarga berkapasitas 7 penumpang dengan jarak tempuh hingga 450 km.
Indonesia menargetkan pembangunan PLTS T100 GW dalam dua tahun di bawah pemerintahan Prabowo Subianto. Target ini berarti percepatan hingga 100 kali lipat dari laju pembangunan tenaga surya sebelumnya