Harga minyak Brent naik 0,4% menjadi US$ 72,31 per barel pada pukul 08.58 waktu Singapura. Sementara minyak West Texas Intermediate menguat 0,5% menjadi US$ 68,87 per barel.
Harga minyak acuan dunia terus turun, menuju US$ 70 per barel. Hal ini terjadi di tengah lancarnya arus pelayaran Selat Hormuz, serta potensi peningkatan pasokan
Harga minyak Brent naik 0,7% menjadi US$ 73,45 per barel pada pukul 08.14 waktu Singapura, Rabu (1/7). Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate naik 0,9% menjadi US$ 70,11 per barel.
Harga Minyak Dunia terus merosot mendekati US$ 70 per barel, dipicu membaiknya arus pelayaran di Selat Hormuz setelah kemajuan kesepakatan Iran-AS dan peringatan kelebihan pasokan.
Harga minyak dunia menguat tipis menyusul ketegangan terbaru antara AS dan Iran di dekat Selat Hormuz, yang memperlambat pengiriman migas meski dianggap sebagai gejolak sementara.
Harga minyak dunia bergerak stabil setelah turun lebih dari 3% pada sesi sebelumnya. Kondisi ini berlangsung seiring dengan kemajuan pembahasan perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman mengatakan risiko inflasi yang saat ini menjadi perhatian utama adalah rambatan kenaikan harga global atau imported inflation, terutama dari energi dan komoditas.