SKK Migas Targetkan Pembahasan Blok Masela Rampung Semester I/2019

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto menyatakan seluruh pembahasan mengenai rencana pengembangan Blok Masela ditargetkan rampung Semester I/2019
Image title
8 April 2019, 15:59
SKK Migas, Blok Masela
Arief Kamaludin | Katadata
SKK Migas targetkan pembahasan soal Blok Masela rampung Semester I/2019

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyatakan seluruh pembahasan mengenai rencana pengembangan (Plan of Development/ PoD) Blok Masela bisa rampung pada semester I/2019. Salah satu pokok pembahasan yang dikebut adalah soal belanja modal (capital expenditure/capex) untuk blok minyak dan gas (migas) tersebut.

Dwi menjelaskan, perhitungan belanja modal harus dihitung secara rasional. Setelah dihitung secara rasional, pembahasan kemudian akan dilanjutkan ke tingkat keekonomiannya. Jika belanja modal tidak sesuai dengan standar yang berlaku bagi pemerintah, maka pihaknya harus memberikan insentif.

"Seharusnya bukan cuma capex saja, semua harus selesai semester I," ungkap Soetjipto, saat ditemui di Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Senin (8/4).

(Baca: Pembahasan Soal Pengembangan Blok Masela Mulai Mengerucut)

Advertisement

Adapun pihaknya mengatakan pembahasan PoD harus dilakukan secara matang. Tujuannya, agar tidak terjadi ekspektasi dan desain yang di luar harapan. Dari sisi SKK, ia menekankan, tidak boleh mengambil asumsi-asumsi yang minimum untuk kalkulasi biaya.

Deputi Operasi SKK Migas, Fatar Yani berharap pembahasan PoD Blok Masela bisa segera rampung. Sebab, pengembangan blok tersebut sangat penting meskipun tantangannya besar. "Ini kompensasi dari produksi dari lapangan-lapangan lain yang mulai turun," ujarnya, Kamis (4/4).

Sekadar info, Blok Masela merupakan blok migas yang masuk dalam daftar proyek strategis nasional. Pemerintah memutuskan menambahkan sejumlah proyek ke dalam daftar proyek infrastruktur prioritas untuk mempercepat proses pengerjaan, dengan tujuan untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Selain Blok Masela, proyek laut dalam Indonesian Deepwater Development (IDD) dengan Chevron sebagai operatornya juga dimasukkan dalam daftar proyek strategis nasional. Ada pula proyek pengolahan gas alam cair Tangguh Train 3 dan pengembangan lapangan gas Jambaran – Tiung Baru di Blok Cepu.

(Baca: Pengamat Peringatkan Risiko Inpex Batal Garap Blok Masela)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait