Deretan Konglomerat yang Rambah Startup Pendidikan

Ruangguru, Zenius, HarukaEdu, Cakap
Logo startup pendidikan Ruangguru, Zenius, HarukaEdu, dan Cakap
14/2/2022, 16.28 WIB

Sejumlah konglomerat seperti Grup Lippo, Grup Djarum hingga Sinar Mas gencar menyasar startup pendidikan. Investor dari kalangan modal ventura menilai, sektor ini akan memberikan dampak penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Co-Founder sekaligus Managing Partner di Ideosource dan Gayo Capital Edward Ismawan Chamdani mengatakan, konglomerat menyasar startup pendidikan karena potensi pasar yang besar. Apalagi permintaan layanan meningkat selama pandemi Covid-19.

Selain itu, menurutnya konglomerat membidik startup pendidikan karena faktor dampak sosial dan masyarakat luas. Perusahaan rintisan di sektor ini dianggap mampu mendukung peningkatan SDM di Indonesia.

"Sektor edukasi biasanya dekat dengan pengembangan atau potensi SDM," kata Edward kepada Katadata.co.id, Senin (14/2).

Upaya itu sejalan dengan tuntutan agar konglomerat bisa memberikan dampak bagi institusi, masyarakat, dan negara.

Sedangkan deretan konglomerat yang menyasar startup pendidikan di antaranya:

1. Tanoto Foundation

Perusahaan berkerja sama dengan startup pendidikan, Ruangguru sejak 2018. Tanoto Foundation memberikan materi pelatihan guru dan disebarkan melalui aplikasi Ruangguru.

Materi pelatihan tersebut dikemas dalam bentuk video dan animasi yang bisa diakses oleh guru di seluruh Indonesia.

Tanoto Foundation merupakan lembaga filantropi independen di bidang pendidikan yang didirikan oleh pengusaha Sukanto Tanoto. Ia mendirikan usaha konglomerat bernama Royal Golden Eagle International (RGEI).

2. Grup Lippo

Grup Lippo melalui Multipolar (MLPL) menyuntikkan dana total Rp 700 miliar kepada Ruangguru. Direktur Utama Multipolar Adrian Suherman menyampaikan, perusahaan melalui anak usaha, Nusa Jaya Cipta, juga berinvestasi sekitar Rp 21 miliar ke Ruangguru. Persentase kepemilikan sahamnya 3,38%.

Halaman:
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan