Trump Minta Facebook Patuhi Aturan jika Ingin Luncurkan Libra

ANTARA FOTO/REUTERS/Dado Ruvic
Ilustrasi, logo Facebook yang dicetak 3D berdiri di motherboard PC terlihat dalam gambar ilustrasi, 26 Oktober 2017. Foto diambil tanggal 26 Oktober 2017. Trump meminta Facebook mematuhi aturan terkait perbankan di AS.
Penulis: Desy Setyowati
12/7/2019, 10.14 WIB

Reuters melaporkan, Dewan Pengawasan Stabilitas Keuangan AS juga turut mengkaji Libra. Lembaga ini bertugas mengidentifikasi risiko terhadap sistem keuangan di AS.

Namun, baik Facebook maupun Departemen Keuangan belum mau menanggapi perihal pernyataan Trump mengenai Facebook Libra tersebut. Juru bicara The Fed bahkan menolak berkomentar.

(Baca: Delapan Keunggulan Libra, Mata Uang Digital Facebook )

Akan tetapi, Pemimpin Divisi Facebook Calibra David Marcus menyampaikan, data pengguna Calibra tidak akan digunakan untuk menggaet iklan. “Untuk mendapat kepercayaan masyarakat, kami harus membuat komitmen kuat pada privasi," kata dia dikutip dari CNBC Internasional, pada Juni lalu. Calibra merupakan unit bisnis baru Facebook, yang menyediakan layanan dompet digital.

Perusahaan teknologi asal AS ini ingin membangun kembali kepercayaan pengguna, setelah skandal keamanan Cambridge Analytica pada tahun lalu. “Jika orang tidak mempercayai kami, mereka dapat menggunakan dompet (digital) lain yang akan tersedia," kata dia.

(Baca: BI Tegaskan Mata Uang Digital Libra Tak Bisa Digunakan di Indonesia)

Halaman: