Penyakit Asam Lambung dan Cara Mengobatinya

Penyakit asam lambung merupakan penyakit yang sering dikeluarkan banyak orang. Berikut penjelasan mengenai asam lambung dan beberapa pilihan obat yang bisa digunakan untuk mengobati penyakit tersebut.
Image title
27 Juli 2021, 19:22
Ilustrasi sakit asam lambung
pixabay.com
Ilustrasi sakit asam lambung

Penyakit asam lambung merupakan penyakit yang sering dikeluhkan banyak orang. Penyakit ini datang menghampiri siapa saja dan tak mengenal usia. Penyakit ini menyebabkan gangguan pada organ pencernaan sehingga membuat tidak nyaman.

Asam lambung ini bukan datang tanpa sebab, ada beberapa makanan yang terkadang bisa memicu penyakit yang satu ini. Gejala dari penyakit ini sebenarnya mudah di kenali, untuk mengobatinya juga ada beberapa cara. Untuk informasi lebih lengkap mengenai penyakit yang satu ini, Anda bisa membaca penjelasan di bawah ini sampai selesai.

Apa Itu Asam Lambung

Asam lambung adalah kondisi ketika cairan asam pada lambung naik ke esofagus atau kerongkongan. Keadaan ini yang membuat saluran pencernaan, yang menghubungkan mulut dengan lambung, iritasi. Peradangan inilah yang membuat menjadi tidak nyaman. Asam lambung yang naik biasanya menyebabkan nyeri di ulu hati atau pada area dada bagian bawah. Kondisi tersebut dikenal juga dengan nama GERD atau gastroesophageal reflux disease.

Interval dari gangguan ini disetiap orang beda-beda. Biasanya gaya hidup menjadi pemicu utama mengapa penyakit ini mudah datang. Maka dari itu biasanya mereka yang memiliki riwayat GERD pasti akan sangat berhati-hati dalam memilih makanan atau minuman yang dikonsumsi, sebab hal tersebut menjadi pemicu utama kenaikan asam di lambung.

Makanan Penyebab Asam Lambung Naik

Ada beberapa makanan yang ternyata bisa memicu asam lambung naik. Jadi, untuk anda yang memiliki riwayat gangguan ini, alangkah baiknya jika mulai saat ini berusaha untuk mengurangi makanan atau minuman berikut ini:

1. Gorengan

Makanan yang memiliki banyak lemak seperti gorengan bisa mamicu asam lambung menjadi cepat naik. Makanan berlemak inilah yang menyebabkan sfingter esofagus menjadi lemah, sehingga asam yang ada di lambung mudah naik ke kerongkongan.

2. Makanan berlemak

Makanan berlemak seperti jerohan, lemak daging sapi atau kambing, serta daging olahan seperti ham, smoked beef, burger, dan sejenisnya juga bisa menyebabkan asam lambung mudah naik. Sama halnya dengan gorengan, makanan yang berlemak ini juga bisa membuat sfingter esofagus melemah dan berakibat naiknya asam dari perut ke kerongkongan.

3. Makanan dan minuman yang mengandung kafein

Kandungan kafein dalam makanan atau minuman biasanya menjadi pilihan terlebih saat kantuk datang. Kafein yang ada di minuman sehari-hari seperti kopi, teh, coklat, minuman bersoda, dan minuman berenergi ternyata bisa menyebabkan asam lain meningkat. Kandungan kafein menyebabkan hormon gastrin meningkat. Jika hormon ini tinggi maka otot esofagus bisa melemah dan menyebabkan asam lambung naik.

4. Makanan yang rasanya pedas

Makanan pedas memang menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa makanan bercita rasa pedas sukses menggugah selera makan. Akan tetapi jika anda memiliki riwayat sakit maag sangat disarankan untuk menghindari makanan pedas.

Kandungan capsaicin yang ada di cabai menyebabkan sistem pencernaan bekerja lebih lambat. Hal ini bisa menjadi pemicu penyakit maag. Selain itu, makanan pedas umumnya bisa bertahan di dalam perut dalam waktu yang lebih lama dibandingkan dengan makanan lainnya. Makanan yang terlalu lama ada di dalam perut bisa menyebabkan asam lambung menjadi naik.

5. Minuman berkarbonasi

Minuman berkarbonasi atau bersoda bisa membuat perut menjadi kembung dan membuat otot esofagus bagian bawah melemah. Hal ini yang menjadi pemicu asam lambung meningkat. Tak jarang minuman berkarbonasi juga memiliki kandungan kafein, sehingga risikonya lebih tinggi lagi.

6. Buah-buahan citrus

Buah citrus seperti jeruk, lemon, jeruk bali, dan sejenisnya ternyata menjadi pantangan lain untuk mereka yang sering mengalami maag. Meskipun buah-buahan tersebut mengandung vitamin c yang baik untuk tubuh, namun untuk penderita GERD harus lebih berhati-hati saat mengkonsumsi buah tersebut.

7. Makanan bercita rasa asin

Selain makanan pedas, gejala asam lambung juga bisa disebabkan oleh makanan yang memiliki rasa asin. Meskipun belum diketahui secara pasti mengapa makanan ini bisa menyebabkan asam lambung meningkat, namun sebagian peneliti menyebutkan bahwa makanan yang memiliki natrium atau garam tinggi dapat menyebabkan refluks asam.

Hal tersebut lah yang bisa menyebabkan asam lambung meningkat. Belum lagi banyak makanan asin yang di masak dengan cara di goreng, sehingga risikonya semakin tinggi. Jika anda sering mengalami masalah maag, alangkah baiknya untuk mengurangi makanan asin ini.

8. Alkohol

Tidak hanya soda dan minuman berkafein saja yang bisa menyebabkan asam pada lambung naik, minuman yang mengandung alkohol juga bisa menyebabkan penyakit tersebut kambuh. Alkohol bisa menyebabkan iritasi dan pengkikisan pada lapisan perut. Hal tersebut menyebabkan perut menjadi lebih sensitif dan risiko maag menjadi lebih besar.

9. Bawang-bawangan

Bawang menjadi bumbu dapur yang sangat penting. Setiap makanan pasti membutuhkan bumbu masak yang satu ini. Namun terlalu banyak mengkonsumsi bawang, baik bawang merah, bawang putih, atau bombay ternyata bisa menyebabkan otot kerongkongan pada bagian bawah menjadi melemah. Hal tersebut bisa menyebabkan asam di lambung naik. Untuk itu, konsumsi bawang juga perlu di kontrol agar tidak menimbulkan dampak negatif.

Gejala Asam Lambung

Asam lambung termasuk penyakit yang mudah untuk diketahui gejalanya. Memahami gejala dari penyakit ini sangatlah penting. Dengan paham akan gejala dari gangguan ini, maka kita bisa mengantisipasinya. Ada beberapa gejala asam lambung yang harus anda ketahui. Berikut ini penjelasannya:

  1. Sering bersendawa dan biasanya suara serak.
  2. Mual dan muntah
  3. Mulut menjadi bau
  4. Mudah merasa kenyang
  5. Seperti ada yang mengganjal di daerah kerongkongan terlebih saat menelan makanan, menyebabkan makanan sulit untuk masuk.
  6. Sakit pada tenggorokan
  7. Batuk tak berdahak terutama saat malam hari
  8. Heart burn atau rasa seperti terbakar di bagian dada
  9. Nyeri di dada

Itulah sembilan gejala asam lambung yang harus di waspadai. Jika anda merasakan gejala tersebut tidak ada salahnya untuk segera melakukan penanganan. Jika gejala yang dirasakan semakin parah maka alangkah baiknya segera memeriksakan ke dokter.

Obat Asam Lambung

Setelah memahami gejala asam lambung, maka anda juga harus mengetahui bagaimana cara untuk mengobati asam lambung. Penyakit yang satu ini sebenarnya bisa diobati sendiri jika memang belum begitu parah.

Bahan Alami Untuk Mengobati Asam Lambung

Ada beberapa bahan alami yang bisa menjadi obat asam lambung. Bahan-bahan ini cukup mudah untuk dijumpai dan relatif aman jika dikonsumsi setiap saat dengan jumlah yang tidak berlebihan. Penasaran apa saja bahan-bahan alami tersebut? Simak penjelasan berikut ini.

1. Akar manis

Akar manis atau Licorice merupakan bahan alami yang bisa digunakan untuk meredakan nyeri pada ulu hati yang disebabkan oleh GERD. Bahan ini memiliki kandungan antioksidan dan antiradang sehingga bisa mengurangi adanya pembengkakan, peradangan, dan luka di area lambung maupun kerongkongan yang disebabkan oleh asam lambung yang meningkat.

2. Jahe merah

Selain baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, jahe ternyata juga bisa digunakan untuk menyembuhkan asam lambung. Jahe merah memiliki sifat farmakologis anti inflamasi sehingga dipercaya bisa menurunkan risiko asam lambung yang meningkat. Jahe merah juga memiliki sifat gastroprotek sehingga bisa membunuh bakteri yang menyebabkan asam lambung.

3. Air kelapa

Obat asam lambung alami berikutnya yaitu air kelapa. Air dari buah kelapa dipercaya bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan kalium yang ada di dalam air kelapa ternyata bisa menyeimbangkan kada keasaman atau ph tubuh, serta mengontrol kadar asam di lambung. Dengan demikian risiko terjadinya refluks pada lambung bisa lebih diminimalisir.

4. Lidah buaya

Selain terkenal untuk kecantikan dan perawatan tubuh, lidah buaya juga bisa digunakan sebagai obat alami asam lambung. Sari lidah buaya yang sudah murni dan tidak memiliki warna dipercaya ampuh untuk menurunkan risiko gejala asam lambung. Akan tetapi, bahan alami ini tidak diperkenankan dikonsumsi oleh penyintas diabetes, sebab bisa menyebabkan gula darah menjadi rendah dan kurang baik bagi kesehatan pasien diabetes.

5. Temulawak

Rempah-rempah lain yang bisa digunakan untuk obat asam lambung yakni temulawak. Rimpang yang satu ini terkenal dengan rasanya yang pahit, namun ternyata bisa menjadi obat maag. Kandungan kurkumin, pati, selulosa, mineral, dan minyak atsiri yang ada di dalamnya ternyata bisa menyehatkan badan terutama membantu pencernaan. Temulawak juga bisa menangkap berbagai radikal bebas serta melindungi dinding lambung.

Obat Asam Lambung Di Apotek

Selain menggunakan obat alami asam lambung yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, Anda juga bisa mengobati asam lambung menggunakan beberapa obat yang sudah tersedia di apotek. Obat ini cukup aman dan bisa anda beli tanpa perlu menggunakan resep dokter. Dilansir dari laman halosehat.com, ada beberapa obat untuk asam lambung yang bisa dibeli di apotek. Berikut ini daftar lengkapnya:

1. Histamin-2 receptor blockers

H-2 receptor blockers bisa menjadi pilihan obat untuk mengatasi asam lambung karena mampu mengurangi produksi asam lambung yang berlebih. Obat ini bisa Anda beli di apotek karena memiliki dosis yang rendah. Peroduksi asam pada lambung bisa mengalami penurunan secara bertahap hingga 12 jam setelah mengkonsumsinya.

2. Antasida

Obat asam lambung berikutnya yaitu antasida. Obat yang satu ini bisa menetralkan asam lambung, bahkan beberapa jenis antasida memiliki kandungan simetikon sehingga bisa membantu menghilangkan gas yang berlebih. Akan tetapi untuk mengkonsumsi obat ini tidak boleh berlebihan, sebab obat ini bisa memberikan efek samping seperti sembelit/diare, kram pada perut, hingga permasalahan pada ginjal. Anda bisa mengkonsumsi obat ini sesuai dengan petunjuk yang ada di kemasan obat ini.

3. PPI

Proton pump inhibitor atau PPI juga bisa digunakan untuk meminimalisir risiko asam lambung obat ini bisa memulihkan GERD dan menurunkan asam pada lambung. Namun jika setelah 2 minggu mengkonsumsi obat ini dan tak kunjung sembuh, anda harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait