Kemenkeu mengatur penggunaan anggaran transfer ke daerah untuk memaksimalkan belanja pemerintah daerah, memastikan efektivitas dan fokus capaian pelayanan publik.
Leony Vitria Hartanti mengkritik realisasi APBD Pemkot Tangerang Selatan 2024, soroti pengeluaran tinggi untuk souvenir dan rendah untuk bantuan sosial.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengumumkan kelanjutan normalisasi Kali Ciliwung di tahun 2026, menargetkan pembebasan lahan dan penyelesaian konstruksi fisik.
Diskusi mengenai pajak PPh Pasal 21 yang ditanggung untuk anggota DPR mencuat, dipicu oleh persepsi ketidakadilan di tengah ekonomi sulit, meskipun sesungguhnya anggota DPR tetap terkena pajak.
Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Inpres Nomor 1 Tahun 2025, mendesak efisiensi anggaran APBN dan APBD yang telah berhasil memotong Rp 8,9 triliun dari anggaran Kementerian Keuangan.
PT MRT Jakarta (Perseroda) berencana melakukan studi terkait perluasan rute layanan ke wilayah Tangerang Selatan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
"Jika surplus anggaran dapat dicapai, pemerintah Jakarta harus mengeluarkan setidaknya Rp 5 triliun setiap tahun untuk tanggul laut sepanjang 19 kilometer," kata Pramono.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan renovasi rumah untuk warga kurang mampu kini bergantung pada gotong royong dan kolaborasi, tanpa menggunakan dana APBN atau APBD.
Pilkada ulang akan digelar di 24 daerah menelan anggaran sebesar Rp 719 miliar. Mendagri Tito Karnavian berharap anggaran tersebut dapat menggunakan APBD dan tak membebankan APBN.
Pemerintah melakukan pemangkasan anggaran sebagai upaya upaya efisiensi dalam APBN 2025. Salah satu sektor yang terkena dampaknya adalah pembangunan IKN.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengatakan alokasi anggaran untuk pengelolaan sampah idealnya mencapai 3 persen dari APBD untuk memaksimalkan upaya pengurangan sampah.
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan efisiensi APBN dan APBD 2025 dengan total penghematan Rp 306,69 triliun yang meliputi kementerian dan transfer daerah.
Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi untuk memangkas 50% biaya perjalanan dinas sebagai bagian dari efisiensi anggaran APBN dan APBD 2025, menarget total penghematan Rp 306,69 triliun.