Manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan sejumlah langkah yang diambil sebagai mitigasi atas ketegangan di kawasan Timur Tengah yang meluas.
Perusahaan petrokimia Indonesia PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyatakan force majeure usai terganggunya pengiriman bahan baku melalui Selat Hormuz menyusul pecahnya konflik dengan Iran.
Strategi ekspansi regional yang dijalankan emiten dekapan Prajogo Pangestu PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat industri petrokimia nasional.
Emiten konglomerat RI Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), mengumumkan langkah strategis di awal Januari 2026. Pada saat yang sama perusahaan juga mengumumkan direksi mundur
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menggelontorkan pinjaman untuk bisnis SPBU Chandra Asri (TPIA) di Singapura mencapai US$ 95 juta atau Rp 1,59 triliun.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan solusi pembiayaan khusus senilai US$ 750 juta dolar AS atau setara Rp12,53 triliun untuk akuisisi jaringan SPBU ESSo dari ExxonMobil.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) diproyeksi mengalami lonjakan pendapatan usai mengakuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) bermerek Esso milik ExxonMobil di Singapura.
Laba PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) pada kuartal III 2025 berbalik dibandingkan Januari-September 2024 yang rugi US$ 59,37 juta atau sekitar Rp 987,52 miliar pada 2024.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menandatangani Perjanjian Jual Beli untuk mengakuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar atau SPBU bermerek Esso milik ExxonMobil di Singapura.
Chandra Asri menyatakan, CALIBER 2025 adalah wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan berpikir analitis, melakukan pemecahan masalah, dan membuat strategi bisnis inovatif.
Chandra Asri Group dan Aster meraih Ecolab Southeast Asia Impact Awards atas kepemimpinan dalam konservasi air dan efisiensi energi, membuktikan komitmen pada keberlanjutan regional.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mulai mencuri perhatian pelaku pasar sebagai salah satu emiten infrastruktur yang memiliki potensi besar untuk investasi jangka panjang.