Industrialisasi Hijau melalui manufaktur teknologi energi bersih digadang-gadang sebagai mesin baru untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6% tahun ini.
Industrialisasi hijau atau pengembangan industri secara berkelanjutan berpotensi menjadi kebijakan bagi negara berkembang untuk membangun ekonomi sekaligus mengejar target iklim.
PMI Manufaktur Indonesia mencatat angka optimis 53,3 di November 2025, menunjukkan ekspansi dan pemulihan ekonomi yang didorong oleh faktor domestik seperti kebijakan kendaraan berbasis baterai (BEV).
Riset BRI Danareksa Sekuritas menunjukkan sektor manufaktur makin dominan dalam PMA pada tahun pertama pemerintahan Prabowo, mendorong investasi dan pemerataan ekonomi terutama di luar Jawa.
Ekonom Josua Pardede mengungkap penurunan signifikan jumlah kelas menengah di Indonesia, terutama terlihat dari penurunan spending di beberapa sektor utama seperti otomotif dan manufaktur.
Vietnam mencatat pertumbuhan ekonomi kuartalan tertinggi sejak 2011 dengan PDB naik 8,23% pada Kuartal III 2025, melawan dampak tarif perdagangan 20% yang diterapkan oleh AS.
Presiden Trump mengancam akan menerapkan tarif perdagangan tinggi ke Cina jika negara tersebut membatasi ekspor magnet tanah jarang, yang sangat dibutuhkan oleh industri AS.