Reforma Agraria bagi Masyarakat Adat adalah soal pengakuan dan pemulihan hak, bukan sekadar pembagian sertifikat tanah, untuk mengoreksi ketimpangan penguasaan sumber daya.
Rencana keputusan aturan reforma agraria berpotensi menambah risiko bagi emiten properti dan kawasan industri yang memiliki bank tanah atau land bank besar, seperti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
Pembahasan RUU Reforma Agraria menuai kritik karena dinilai mengabaikan akar masalah ketimpangan penguasaan lahan dan konflik agraria yang mendera masyarakat.
Perhutanan Sosial adalah instrumen reforma yang memperluas akses legal masyarakat untuk kelola hutan secara lestari, tingkatkan kesejahteraan, dan selesaikan konflik tenurial.
BPN melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menjamin keamanan sertifikat elektronik.