Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) menjajaki mekanisme perdagangan karbon bagi petani kecil dan juga perusahaan kelapa sawit yang menjalankan prinsip berkelanjutan.
Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), lembaga sertifikasi minyak sawit berkelanjutan, bakal fokus mengembangkan kemitraan minyak sawit berkelanjutan di Cina, Afrika hingga Timur Tengah.
Bos perusahaan CPO di Malaysia menyindir para produsen makanan yang masih belum transparan dalam penggunaan produk kelapa sawit. Mereka memasarkan produk dengan label bebas minyak sawit.
RSPO menyoroti masih rendahnya hasil panen petani kecil, yakni rata-rata dua hingga tiga ton per hektar dibandingkan dengan enam hingga delapan ton per hektar di perkebunan yang lebih besar.
RSPO percaya diri anggotanya mampu memenuhi aturan deforestasi Uni Eropa atau EUDR, yang saat ini masih menjadi momok pelaku industri sawit di Indonesia.
RSPO menandatangani kerja sama dengan High Conservation Value Network untuk memperkuat komitmen praktik berkelanjutan industri dengan meningkatkan upaya menjaga hutan bernilai konservasi tinggi.