Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan empat kapal tanker minyak mentah diserang di Teluk Oman. Satu kapal lainnya menjadi sasaran di dekat Pulau Kharg, Teluk Persia.
Harga Minyak dunia naik menyusul eskalasi konflik AS dan Iran di Selat Hormuz yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global dalam jangka panjang.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp 17.744 per dolar AS, dipengaruhi sentimen geopolitik Timur Tengah terkait pembukaan kembali Selat Hormuz yang memengaruhi pasar minyak dunia.
Harga Minyak Dunia turun tipis pagi ini, dipengaruhi proses perundingan Selat Hormuz dan eskalasi ketegangan antara Rusia dengan Ukraina yang mempengaruhi pasar.
Harga minyak acuan dunia turun dalam tiga hari berturut-turut, di tengah perundingan Iran dan Oman yang membahas rencana untuk kembali membuka jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.
Trump juga mengklaim pembicaraan informal sedang berlangsung dengan Garda Revolusi Iran (IGRC), namun ia "tidak terburu-buru" untuk mencapai kesepakatan.
Iran dan Oman mencapai kesepakatan mengenai peta rute pelayaran di Selat Hormuz. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan kesepakatan diperoleh setelah menjalani perundingan
IRGC menyebut AS dan Israel gagal dalam Perang Iran, yang mencerminkan pertarungan politik untuk menguasai narasi kemenangan pascakonflik menurut perspektif hubungan internasional.
Harga Minyak dunia naik akibat belum ada kesepakatan Iran-Oman buka Selat Hormuz dan klaim serangan Houthi ke kilang Arab Saudi, mendorong Brent ke US$ 84,54 per barel.
Artikel ini membahas batas **teknologi informasi** dalam ekonomi fisik, mengapa kemajuan digital belum mampu menggantikan kebutuhan transportasi dan logistik konvensional dalam bisnis global.