Program MBG (Makan Bergizi Gratis) adalah intervensi negara untuk gizi anak, namun efektivitasnya bergantung pada kapasitas tata kelola dan anggaran pemerintah.
Prevalensi stunting di Indonesia turun jadi 19,8%, namun pencegahannya memerlukan solusi komprehensif melampaui intervensi gizi semata untuk kualitas SDM.
Di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Program Pos Gizi DASHAT yang digelar selama 90 hari menunjukkan hasil positf mengatasi stunting. Anggaran menjadi tantangan untuk melanjutkan program ini.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina SEHATI ( Sehat Anak Tercinta dan Ibu) telah menjangkau lebih dari 33.000 penerima manfaat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengurangi alokasi dana insentif fiskal untuk daerah berprestasi dalam menurunkan stunting dari Rp 775 miliar pada 2024 menjadi Rp 300 miliar pada 2025
Prasasti Center menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu diubah fokusnya ke ibu hamil dan anak di bawah dua tahun untuk lebih efektif menurunkan angka stunting nasional.
Editor-in-Chief Forbes Media Steve Forbes berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto dalam dialog terbuka yang membahas perjalanan hidup, kebijakan ekonomi, dan upaya Indonesia mendorong perdamaian.
Merdeka bukan sekadar jargon di podium; ia seharusnya terwujud di piring bergizi setiap anak, layanan kesehatan terjangkau, dan fasilitas publik yang setara.
Dukungan terhadap penurunan stunting merupakan bagian dari tanggung jawab sosial BNI untuk membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang sehat dan unggul.
Tujuan makan siang gratis diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan hasil pertanian lokal.