Harga Tiket Pesawat Garuda dan Citilink Naik Imbas Avtur Makin Mahal

Image title
20 April 2022, 17:24
tiket pesawat, harga tiket pesawat, garuda indonesia, citilink, harga minyak
Garuda.indonesia.com
Pesawat Garuda Indonesia jenis Boeing 737 Max

Garuda Indonesia Group melakukan penyesuaian tarif akibat kenaikan harga avtur yang menjadi bahan bakar minyak pesawat. Kebijakan itu berlaku untuk pesawat Garuda Indonesia dan Citilink.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink menyikapi secara positif kebijakan Kementerian Perhubungan RI melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 68 Tahun 2022. Kebijakan Kemenhub itu mengatur tentang biaya tambahan (fuel surcharge) tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri. 

Berdasarkan kebijakan tersebut, maskapai penerbangan diizinkan menyesuaikan biaya (fuel surcharge) pada angkutan pesawat dalam negeri. Irfan mengatakan, kenaikan harga bahan bakar avtur berdampak signifikan terhadap komponen biaya tiket penerbangan.

“Diperbolehkannya penerapan kebijakan fuel surcharge pada komponen harga tiket pesawat ini menjadi sebuah langkah yang konstruktif atas fokus pemulihan ekosistem industri penerbangan yang salah satunya sangat dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi seperti  fluktuasi harga bahan bakar,” kata dia melalui keterangan tertulis, Rabu (20/4).

Irfan menjelaskan kebijakan fuel surcharge akan terus dievaluasi secara berkala. Penyesuaian harga tiket pesawat akan memperhatikan fluktuasi harga bahan bakar avtur.

"Dapat kami sampaikan bahwa adanya kebijakan fuel surcharge ini akan mengacu pada jangka waktu yang telah ditentukan oleh Kementerian Perhubungan RI, ", kata Irfan.

 PT Pertamina telah melakukan penghitungan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) berdasarkan kondisi dan coverage days untuk menjaga kecukupan pasokan menjelang Ramadan 2022.  Ketahanan stok BBM Avtur mencapai 27.9 hari.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait