Nilai tukar rupiah menguat 0,04% ke level 17.222 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, tetapi berpotensi melemah seiring memanasnya tensi geopolitik.
Pelemahan Rupiah ternyata memberikan keuntungan kompetitif bagi sektor pariwisata Indonesia, menarik lebih banyak wisatawan mancanegara dengan daya tarik harga yang lebih murah.
Kurs rupiah pagi ini masih terbebani sentimen negatif dari pengumuman Morgan Stanley Capital Index (MSCI) hingga pemangkasan peringkat saham Indonesia oleh Goldman Sach dan UBS.
Analis menilai, terpilihnya keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia turut menyeret pelemahan rupiah.
Kurs rupiah tertekan di tengah meningkatnya dampak potensi tatif baru Amerika Serikat terhadap sejumlah negara Eropa yang menentang keinginan Presiden Donald Trump untuk menguasai Greenland.
Nilai tukar rupiah bergerak melemah pada perdagangan pagi ini. Namun, rupiah masih berpeluang menguat di tengah memanasnya perang dagang Amerika Serikat dan Cina.