Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau Gapki, Eddy Martono menyatakan bencana banjir di Sumatera tidak akan mengganggu produksi minyak sawit mentah atau CPO.
Harga referensi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk penetapan bea keluar Desember 2025 sebesar US$ 926,14 per metrik ton (MT), turun 3,9% dibandingkan bulan sebelumnya.
Dengan pertumbuhan konsumsi yang melebihi produksi dan kebijakan mandatori B50, harga CPO global diperkirakan akan mencapai US$ 1.300 per ton pada 2025.
Program B50 diharapkan meningkatkan harga CPO menjadi lebih dari $1.200 per ton tahun depan, memicu kekhawatiran pemerintah akan kenaikan harga minyak goreng.
Kementerian Luar Negeri memprediksi volume ekspor ke Uni Eropa dapat susut hingga 20% akibat implementasi Undang-Undang Deforestasi Uni Eropa atau EUDR.
Kemenkeu bersama DJBC dan Polri berhasil menggagalkan ekspor ilegal CPO, terungkap modus penghindaran fiskal dengan potensi kerugian negara Rp 140 miliar.
Bos perusahaan CPO di Malaysia menyindir para produsen makanan yang masih belum transparan dalam penggunaan produk kelapa sawit. Mereka memasarkan produk dengan label bebas minyak sawit.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan pasokan minyak sawit mentah (CPO) yang dialokasikan untuk mandatori biodiesel 50% atau B50 tidak akan memengaruhi pasokan untuk minyak subsidi MinyaKita.