Pada Januari 2026, dua dari 18 produsen mobil listrik, PT VinFast Automobile Indonesia dan PT BYD Auto Indonesia, memulai operasi pabrik mereka di Indonesia.
Kemenperin menguji coba teknologi CCU di PT Petrokimia Gresik untuk mengurangi emisi dan meningkatkan produksi soda ash, yang dapat membantu mengurangi impor.
Kementerian Perindustrian menyatakan produsen mobil listrik asal Cina, PT BYD Motor Indonesia, ditargetkan memproduksi mobil listrik di Indonesia bulan depan.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan nasib penyaluran subsidi motor listrik ada di tangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.