Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan menyebut, persaingan dana yang sempat terjadi kini mulai mereda seiring mulai longgarnya likuiditas perbankan.
Kredit perbankan Indonesia menunjukkan pertumbuhan sehat dengan ditopang investasi korporat, pengelolaan risiko yang baik, dan dukungan kebijakan OJK, memperkuat prospek ekonomi nasional.
PM Anutin Charnvirakul memaparkan strategi kebijakan untuk menghidupkan kembali ekonomi Thailand yang meliputi bantuan utang, likuiditas usaha kecil, serta skema co-payment untuk mendorong konsumsi.
Keputusan mengucurkan Rp200 triliun tanpa arahan jelas kepada bank-bank Himbara dan ke sektor mana dana itu akan mengalir, bisa melahirkan risiko sistemik baru.
BRI terus perkuat struktur pendanaan jangka panjang lewat strategi penghimpunan dana murah (CASA) guna menjaga efisiensi biaya dana dan memperkuat stabilitas bisnis secara berkelanjutan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan program pembangunan tiga juta rumah per tahun tidak akan membebani APBN dengan memanfaatkan skema pembiayaan kreatif.
BI memperkuat implementasi kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM), menyasar peningkatan kredit perbankan pada sektor-sektor prioritas seperti perumahan dan pertanian.
Pada awal 2025, BI menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%, di tengah ketidakpastian pasar global dan pengaruh kebijakan ekonomi AS.
OJK mengeluarkan POJK No. 18/2024 untuk mendukung penyedia likuiditas efek, memastikan kegiatan perdagangan di pasar tetap lancar dan meningkatkan efisiensi pasar keuangan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menerbitkan peraturan baru yang memungkinkan BUMN dan pemerintah daerah meminjam dari dana saldo anggaran lebih (SAL), dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas.