Emiten milik pengusaha Hapsoro Sumonohadi atau dikenal Happy Hapsoro, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) berencana menggelar aksi korporasi berupa right issue.
Emiten sekuritas portofolio Happy Hapsoro PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) bakal melakukan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue pada Maret 2026. Namun tak ada pembeli siaga?
Harga saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) tembus auto reject atas (ARA) pada perdagangan Senin (5/1). Harga sahamnya melesat 25% ke Rp 590 pada pukul 09.54 WIB.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan harga teoritis saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sehubungan aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I Rp 472.
Aksi korporasi berupa penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue semarak mewarnai pasar modal Indonesia sepanjang 2025.
Tiga emiten yang terafiliasi dengan konglomerat Tanah Air, bersiap menghimpun dana jumbo melalui aksi penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Dana segar ter
Tiga emiten yaitu PANI, CSIS dan INET tengah menahan laju aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue bernilai besar menjelang akhir tahun. Apa dampaknya?
Emiten properti yang terafiliasi dengan pengusaha Happy Hapsoro, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), siapkan right issue engan membidik dana segar sebesar Rp 603,98 miliar.
Emiten teknologi, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) berencana menggelar aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD) atau right issue dengan nilai maksimal Rp 3,2 T
Emiten kongsi Sugianto Kusuma atau Aguan dan Grup Salim, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mengumumkan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau right issue.
Sejumlah emiten ramai mencari penambahan modal baru melalui aksi korporasi right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Bagaimana prospek right issue emiten IMJS, MINA dan TOWR?
Emiten milik adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, PT Solusi Energi Digital Tbk (WIFI) tuntas menggelar penyertaan modal lewat right issue dan menghimpun dana Rp 5,89 triliun.
PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) bersiap melakukan aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Saham emiten pengembangan properti dan perhotelan milik Happy Hapsoro PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) bergerak atraktif pada perdagangan beberapa hari terakhir. Apa penyebabnya?
Bursa Efek Indonesia mengumumkan 30 perusahaan siap IPO yang didominasi sektor konsumer nonprimer. Terdapat juga 24 perusahaan yang berencana rights issue, menandai periode sibuk di pasar modal.