BPS mencatat kondisi tenaga kerja Indonesia membaik dengan penyerapan 1,37 juta pekerja baru dan tingkat pengangguran turun ke 4,74% pada November 2025.
Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Rizal Edwin Manansang mengatakan, sepanjang 2025, realisasi investasi di 25 KEK mencapai Rp82,5 triliun atau setara 98% dari target yang ditetapkan.
SEEK Limited menyataan minimnya lowongan kerja di dalam negeri membuat Indonesia menjadi pusat operasi penipuan lowongan kerja di Asia dan Asia Pasifik.
Ekraf jadi motor ekonomi: serap 27 juta pekerja, PDB capai Rp1.500 triliun, ekspor dan investasi tumbuh, dan Jawa Barat memimpin kontribusi tenaga kerja nasional.
Per Agustus 2025, jumlah pengangguran di Indonesia turun ke 7,46 juta, refleksi penurunan dari tahun sebelumnya dan peningkatan pekerja penuh serta paruh waktu.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah akan kembali membuka program Magang Nasional untuk 100.000 orang pada tahun depan.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, mengatakan gap antara kebutuhan kerja dan serapan tenaga kerja di Indonesia sangat tinggi.