Stabilnya harga beras di pasar belakangan menjadi sinyal keberhasilan Bulog untuk menjamin ketersediaan stok bagi masyarakat. Malahan, cadangan beras nasional saat ini mencapai rekor tertinggi
Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak negara tertarik untuk bisa mendapatkan pasokan beras dari Indonesia. Permintaan itu muncul di tengah krisis dan kondisi perang Timur Tengah.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan kebijakan tersebut diperlukan agar beras subsidi tidak diborong dan dijual kembali dengan merek lain.
Selain stok beras nasional, Indonesia juga masih memiliki ketersediaan pasokan 12,5 juta ton untuk hotel, restoran, dan katering, serta 11 juta ton standing crop atau padi yang masih di lahan.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperingatkan potensi kenaikan harga beras dan gula akibat gangguan pasokan dan kenaikan harga bahan baku kemasan plastik turunan minyak bumi.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan ketersediaan beras domestik dalam kondisi aman di tengah potensi Indonesia menghadapi fenomena El Nino berkepanjangan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa stok beras nasional aman untuk memenuhi kebutuhan selama 10–11 bulan ke depan di tengah meningkatnya ancaman krisis pangan global.
Meski beras tidak terdampak perang di Timur Tengah, konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran ini tetap memiliki efek pada sejumlah sektor di Indonesia.