Goldman Sachs prediksi AS 35% akan mengalami resesi dalam 12 bulan ke depan, dipicu oleh kebijakan perdagangan dan kenaikan tarif yang diusulkan Trump.
Citigroup dan Bank of America (BofA) menyatakan keluar dari Net-Zero Banking Alliance (NZBA) atau Aliansi Perbankan Net Zero, sebuah kelompok bank global yang telah berjanji untuk mengekang emisi gas
Goldman Sachs memproyeksikan rata-rata harga minyak mentah dunia pada 2025 di kisaran US$ 77 per barel. Angka ini turun dari proyeksi sebelumnya US$ 82 per barel.
Goldman Sachs melihat bahwa sebagian besar kenaikan harga emas sejak pertengahan 2022 telah didorong oleh faktor-faktor tambahan baru, termasuk akumulasi yang dilakukan bank-bank sentral.
Goldman Sachs memperkirakan koreksi harga nikel dan mineral logam bahan baku baterai kendaraan listrik seperti kobalt dan lithium masih akan berlanjut tahun ini dengan masih berlebihnya pasokan.
Harga minyak tahun ini diperkirakan di kisaran US$ 87-88 per barel oleh dua bank investasi besar dunia, Goldman Sachs dan Deutsche Bank. Simak apa saja sentimen pendorongnya.
Rata-rata harga minyak pada 2024 diperkirakan berada pada level US$ 92 per barel. Permintaan masih cukup kuat menopang harga namun tekanan berasal dari pasokan berlebih sejumlah negara produsen.
Goldman Sachs memperkirakan, permintaan Cina terhadap banyak komoditas seperti minyak dan tembaha telah tumbuh kuat, antara lain ditopang oleh sektor energi terbarukan di negara tersebut.