Selain proyek revamping ammonia, Pupuk Indonesia juga tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis lain, seperti pabrik soda ash yang selama ini masih 100% bergantung pada impor.
ACWA Power bermitra dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Pupuk Indonesia untuk mengembangkan proyek amonia baru di Indonesia yang disebut Proyek Garuda Hidrogen Hijau (GH2).
Di panggung COP 30 Brasil, Pupuk Indonesia menunjukkan inisiatif ekonomi sirkular mampu memangkas emisi, mendorong inovasi hijau, dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan.
PT Pupuk Indonesia mulai membangun pabrik soda ash pertama di Indonesia dengan investasi Rp5 triliun, bertujuan mengurangi ketergantungan impor dan mendukung hilirisasi industri nasional.
Sudaryono, sebelumnya Ketua Dewan Pengawas Bulog, kini resmi menjadi Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia, menekankan peningkatan distribusi pupuk subsidi dan produktivitas pupuk nonsubsidi.
PT Pupuk Indonesia siap mendukung swasembada pangan dengan produksi tahunan 14,7 juta ton, melebihi kebutuhan dan alokasi subsidi, menjanjikan swasembada beras tahun ini.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, memaparkan rencana pembangunan proyek hibdrida amoniat pertama di dunia di ajang KTT Iklim PBB atau COP29 di Baku, Azerbaijan.
Pupuk Indonesia memastikan pabrik urea di Fakfak, Papua yang akan mengubah gas alam menjadi urea dan amonia ini akan mulai dilaksanakan pada awal tahun depan.
Menurut Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, pasokan hidrogen hijau memastikan produksi pupuk urea dan NPK menggunakan bahan baku dari sumber yang berkelanjutan.