Industrialisasi hijau atau pengembangan industri secara berkelanjutan berpotensi menjadi kebijakan bagi negara berkembang untuk membangun ekonomi sekaligus mengejar target iklim.
Dengan potensi besar yang dimiliki, sektor hutan dan lahan (FOLU) ditargetkan serap 140 juta ton CO₂e pada 2030 sebagai pilar utama ekonomi rendah karbon.
Tujuan dari kebijakan Integrated Area Development adalah mendorong penguatan kolaborasi multistakeholder yang terdiri dari pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, akademisi dan media.
Pertamina NRE, terus memperkuat langkah transformasi menuju energi hijau. Pertamina NRE resmi mengakuisisi 20 persen saham perusahaan asal Filipina, Citicore Renewable Energy (CREC).
Indonesia diperkirakan akan mengalami lonjakan permintaan terhadap hidrogen hijau setelah tahun 2030. Pertamina NRE telah menyusun strategi untuk mewujudkan ambisi sebagai eksportir utama energi ini.
Sebagai perpanjangan tangan Pemerintah, Pertamina turut berpartisipasi dalam mewujudkan ekosistem bioetanol di Tanah Air melalui berbagai langkah strategis.