inDrive menyatakan kesiapannya mengikuti aturan pemerintah soal penurunan komisi ojol menjadi 8%, serupa dengan Gojek, demi keseimbangan ekosistem bisnis transportasi online.
Sejumlah ekonom memperkirakan diskon platform ojek online akan berkurang, jika komisi turun dari 20% saat ini menjadi 8%. Lalu, bagaimana dengan pendapatan pengemudi ojol?
Struktur harga di industri berbasis platform dibentuk oleh dinamika pasar dengan menyeimbangkan berbagai aspek yang adil serta berkelanjutan untuk penumpang, pengemudi, dan platform.
Aplikator seperti Gojek, Grab, dan inDrive masih mengkaji Perpres 27/2026 yang menurunkan komisi dari 20% menjadi 8% untuk meningkatkan pendapatan mitra driver ojol.
Pemerintah menetapkan besaran Bonus Hari Raya atau BHR untuk mitra pengemudi taksi online dan ojek online (ojol) yakni 25% dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.
Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive membagikan Bonus Hari Raya total Rp 220 miliar kepada 850 ribu pengemudi ojol dan taksi online. Berikut daftar kriteria driver yang bisa memperoleh BHR.
Pemerintah menetapkan besaran Bonus Hari Raya atau BHR untuk mitra pengemudi taksi online dan ojol yakni 25% dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.
Aplikator seperti Gojek, Grab, Maxim, inDrive disebut menggelontorkan total Rp 220 miliar Bonus Hari Raya alias BHR kepada 850 ribu mitra pengemudi taksi online dan ojol pada Ramadan tahun ini.
Gojek, Grab, dan Maxim menyiapkan Bonus Hari Raya untuk mitra pengemudi taksi online dan ojol. Selain itu, ada bonus tambahan, paket sembako hingga gratis iuran BPJS. Ada syarat?
Grab, GoTo Gojek Tokopedia, dan Maxim bersiap memberikan Bonus Hari Raya atau BHR kepada mitra pengemudi taksi dan ojek online. Namun driver ojol berharap besarannya tidak lagi Rp 50 ribu.
Grab, GoTo Gojek Tokopedia, dan Maxim berjanji akan kembali memberikan Bonus Hari Raya atau BHR kepada driver taksi online dan ojol pada Ramadan tahun ini. inDrive menunggu arahan resmi pemerintah